Perbaiki Kualitas Air, Pemkab Kuningan Mulai Tata KJA di Waduk Darma

Bima Bagaskara - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 17:18 WIB
Keramba jaring apung di Waduk Darma, Kuningan.
Foto: Keramba jaring apung di Waduk Darma, Kuningan (Bima Bagaskara/detikcom).
Kuningan -

Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai melakukan penataan keramba jaring apung (KJA) di Waduk Darma. Penataan tersebut dilakukan untuk memperbaiki kualitas air baku yang tercemar kotoran dan pakan ikan.

Satu persatu KJA yang berada di tepian Waduk Darma dipindahkan ke area yang sudah ditentukan. Para petani menggunakan perahu untuk mendorong KJA mereka.

"Kita sudah hampir satu minggu melaksanakan penataan KJA yang ada di Waduk Darma karena kita tahu kualitas air sudah menurun dan perlu ada keseimbangan dari segi jumlah KJA," kata Ketua Satgas Penataan KJA Waduk Darma Deni Hamdani saat diwawancarai di lokasi, Rabu (8/9/2021).

Deni menjelaskan penataan KJA yang saat ini berjumlah sekitar 6.000 kolam dilakukan untuk meningkatkan kualitas air baku yang bersumber dari Waduk Darma. Selain itu pencanangan Objek Wisata Waduk Darma berkelas internasional juga menjadi dasar KJA di waduk seluas 432 hektare mulai ditertibkan.

"Karena kebutuhan air baku Kuningan yang tinggi tentu kualitas air juga harus baik dan secara otomatis sumber airnya harus ditata dengan baik. Kemudian ditambah pencanangan Objek Wisata Waduk Darma berkelas internasional maka kualitas air juga harus bagus," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Kuningan Nomor 81 Tahun 2020, jumlah KJA di Waduk Darma telah jauh melebihi kapasitas yang sudah ditentukan.

Oleh sebab itu, selain melakukan penataan Pemkab Kuningan ke depannya secara bertahap juga akan mengurangi jumlah KJA yang ada di Waduk Darma. Deni juga menginginkan petani KJA di sana adalah warga asli Kecamatan Darma.

"Populasi KJA ini sudah over load, dari standar kita 2.500 sekarang ada 6.000. Ini pekerjaan yang besar dan tidak cepat tapi ada tahapan, pertama relokasi KJA, kemudian ke depannya kita akan tata jumlah KJA disini kita akan lakukan pengurangan jumlah," ungkap Deni.

"Kita ingin yang jadi tuan rumah KJA adalah orang Darma jangan sampai ada orang luar yang bisa menimbulkan permasalahan sosial. Jadi dengan penataan ini agar ekosistem disini terbangun dengan baik," lanjutnya.

Deni juga mengatakan Pemkab Kuningan telah menyiapkan program asuransi bagi petani KJA yang bisa diajak kerjasama untuk mematuhi aturan sesuai dengan Perbup di atas.

"Kalau sudah tertata kita akan memberikan asuransi perikanan sebagai bentuk perlindungan bagi petani KJA,"tandasnya.