PTM SMA/SMK di Jabar, Disdik Sebut Sekolah Siapkan 2 Skema Pembelajaran

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 13:32 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Bandung -

Sebanyak 1.471 sekolah SMA/SMK di Jawa Barat menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) pekan ini. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) Dedi Supandi mengatakan, ada dua skema yang disiapkan sekolah untuk melakukan PTM.

Skema pertama, sekolah menerapkan pola shift dan yang kedua adalah pola blok. Pola shift biasanya digunakan untuk SMA, dan pola blok diterapkan untuk SMK.

"Yang menggunakan shift misalnya mereka melakukan seperti di SMA masuk jam 07.00 WIB keluar 10.30 WIB. Setelah itu melakukan penyemprotan desinfektan. Dan ada teman-teman di SMK melakukan per pekan atau per blok," kata Dedi usai meninjau pelaksanaan PTM di SMKN 9 dan 13 Bandung, Rabu (8/9/2021).

Dedi mengatakan pada gelaran PTM pekan ini, hanya 25 persen siswa SMK yang bisa masuk. Hal itu, dikarenakan keterbatasan alat di SMK yang menyelenggarakan PTM. "Tapi kalau SMA sudah di atas 50 persen," ujarnya.

Pihaknya telah menugaskan agar sekolah membentuk tim Satgas Pencegahan COVID-19, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya klaster COVID-19 di kalangan pelajar.

"Kalau terjadi kasus di sekolah maka segera ditangani, segera laporkan ke puskesmas atau ke Satgas COVID," katanya.

Salah seorang siswa kelas XII SMK Negeri 3 Kota Bandung Nabila (15) menyambut baik diberlakukannya PTM. Pasalnya, selama ini interaksi yang dilakukan cukup terbatas di ruang virtual.

"Kalau PPJ atau online itu susah ya buat kita yang jurusan tata busana. Materinya kalau dikasih lewat online susah buat dipahami. Kalau tatap muka seperti sekarang ini baru bisa benar-benar paham," ujar Nabila.

Simak juga video 'Nadiem Pastikan Seluruh Sekolah Dapat BOS, Tak Ada Minimal 60 Siswa':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)