Siswa SMK Meninggal Usai Divaksinasi, Wabup Ciamis: Ada Kesalahan Skrining

Dadang Hermansyah - detikNews
Selasa, 07 Sep 2021 13:35 WIB
Sejumlah pedagang di Bandung menjalani vaksinasi COVID-19 hari ini. Vaksinasi COVID-19 dilaksanakan di mal dan toko swalayan di Kota Bandung.
Ilustrasi vaksinasi (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Ciamis -

Siswa kelas XI SMK swasta di Kabupaten Ciamis meninggal usai sehari divaksinasi COVID-19. Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra meminta masyarakat untuk jujur dengan kondisi tubuh saat akan divaksinasi.

Yana mengungkapkan siswa tersebut memiliki riwayat penyakit bawaan. Namun, kata dia, kemungkinan siswa itu tidak menyampaikan saat tahapan skrining.

"Bukan karena vaksin, tapi memang siswa ini sudah ada penyakit bawaan. Ketika skrining ada kesalahan," ujar Yana usai memantau vaksinasi di Pesantren Ar Risalah, Cijantung, Ciamis, Selasa (7/9/2021).

Yana meminta masyarakat yang akan menjalani vaksinasi COVID-19 harus jujur dengan kondisi masing-masing. "Sampaikan kalau punya penyakit apa, sedang berobat jalan. Jelaskan kondisi yang sebenarnya tubuh kita saat skrining. Jadi tolong jujur," ucap Yana.

Sekadar diketahui, Cahyono, siswa kelas XI SMK swasta di Kabupaten Ciamis, meninggal setelah sehari divaksinasi COVID-19. Kronologinya, remaja lelaki tersebut menjalani vaksinasi di SMAN 1 Sindangkasih pada Rabu (1/9) pagi. Namun, pada sore harinya, ia mengeluh lelah dan sempat meminta makan daging ayam.

Orang tua sempat melihat Cahyono mengalami kejang pada Kamis (2/9) subuh. Kemudian keluarga menghubungi dokter. Saat dokter tiba ke rumahnya, siswa tersebut sudah meninggal.

Simak juga video 'Jokowi Minta Vaksinasi Makin Digeber Selagi Kasus Covid-19 Turun':

[Gambas:Video 20detik]