Cegah Euforia, Ridwan Kamil Awasi Area Puncak Bogor-Dipatiukur Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sabtu, 04 Sep 2021 10:36 WIB
Arus lalin menuju Puncak Bogor macet akibat ganjil genap
Jalan menuju puncak Bogor macet (Foto: M Solihin)
Bandung -

Pemprov Jabar melakukan pengawasan ketat di kawasan Puncak Bogor hingga Jalan Dipatiukur Bandung. Kedua tempat itu dinilai kerap ramai beberapa waktu ini.

"Jadi memang terindikasi ada euforia, terpantau dua kawasan puncak dan Dipatiukur," ucap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam keterangannya, Sabtu (4/9/2021).

Kang Emil sapaannya menuturkan pengawasan akan melibatkan unsur TNI, Polri dan Satpol PP. Bahkan, kata Kang Emil, guna menekan mobilitas kawasan puncak Bogor hingga masuk ke Bandung sudah diberlakukan ganjil genap.

"Antisipasi kita akan lakukan ganjil, genap oleh Polda Jabar mulai hari ini sampai Minggu. Kemudian di Bandung Raya untuk tamu-tamu yang platnya bukan letter D itu dilakukan juga ganjil genap," tuturnya.

Selain di sektor lalu lintas, Kang Emil menambahkan petugas juga akan melakukan razia ke restoran dan kafe di Dipatiukur. Sebab berdasarkan laporan yang ia terima, tak sedikit resto yang mentaati aturan pembatasan kapasitas.

"Akan dilakukan razia-razia untuk restoran-restoran dan kafe yang tidak memenuhi pembatasan kapasitas sehingga menimbulkan full capacity," katanya.

Emil mengatakan meski saat ini kondisi COVID-19 di Jabar cenderung menurun, dia meminta agar masyarakat tak terlena. Apalagi, tambahnya, masyarakat bereuforia seakan COVID-19 sudah hilang.

Emil meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Aparat keamanan di setiap Kabupaten dan Kota juga diminta untuk mengadakan operasi protokol kesehatan.

"(Euforia) tentu tidak kita harapkan karena kita sedang berproses," katanya.

Simak video 'Polisi: Volume Kendaraan di Puncak Turun hingga 30% Usai Ganjil Genap':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mud)