PTM Digelar, Bupati Majalengka: Ortu Harus Antar Anak ke Sekolah

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 10:38 WIB
PTM di Majalengka
Bupati Majalengka Karna Sobahi memantau pelaksanaan PTM, Kamis (2/9/2021). (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
Majalengka -

Pemkab Majalengka mulai mengizinkan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) sejak status PPKM daerah ini turun ke Level 2. Bupati Majalengka Karna Sobahi meminta semua orang tua untuk antar-jemput anak.

"Selama siswa mengikuti PTM, orang tua harus mengantarkan anaknya, agar anak ini tidak kemana-mana setelah pulang sekolah," kata Karna di sela-sela kegiatan monitoring PTM di beberapa sekolah, Kamis (2/9/2021).

Selain itu, Karna meminta para guru di sekolah untuk menjaga jarak dan meminimalisir kontak langsung dengan para siswa. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah siswa berkontak dengan banyak orang.

"Di kelas harus jaga jarak dan guru tidak kontak dengan siswa, guru tetap berada pada posisi di depan ruang kelas untuk memimpin anak-anak belajar," ucanya.

Ia menjelaskan dalam pelaksanaan PTM di Majalengka, Dinas Pendidikan telah membuat petunjuk teknis yang mengatur sekolah dalam melaksanakan PTM. Di aturan itu, kata Karna, sekolah wajib memberlakukan sistem shift dan menjamin protokol kesehatan terjaga dengan baik.

"Mengacu kepada juknis PTM yang sudah dirumuskan oleh Disdik kita menggunakan sistem shift harian bukan jam. Jadi kalau kelas 1 ada 32 siswa, hari Senin kelompok A 16 orang, nanti besoknya kelompok B," tuturnya.

"Jaminannya tidak ada kontak antara anak satu dengan yang lain, kedua prokes di sekolah lengkap semua harus ada cuci tangan semua anak pakai masker. Kemudian tidak ada istirahat," kata Karna menambahkan.

Pihaknya tidak segan memberikan sanksi bagi sekolah yang kedapatan tidak mengikuti aturan yang telah dibuat. "Satgas Kabupaten juga akan mengambil langkah untuk menyetop sekolah yang melanggar aturan yang sudah dibuat," ujar Karna.

Sekretaris Dinas Pendidikan Majalengka Heri Rahyubi menambahkan setidaknya ada 1.029 sekolah mulai dari TK, SD dan SMP yang melaksanakan PTM. "Total ada 1.029 sekolah yang sudah mulai tatap muka, di antaranya 145 SD Negeri dan 19 Swasta, 366 TK, 360 kelompok bermain dan 79 SMP Negeri dan 30 Swasta," ucap Heri.

(bbn/bbn)