Aksi Dramatis Polisi Garut Selamatkan Pelaku Tabrak Lari dari Kepungan Massa

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 22:33 WIB
Ilustrasi Balapan Liar
Foto: Ilustrasi (nala edwin).
Garut -

Sebuah mobil menabrak dua kendaraan dalam insiden tabrak lari yang menewaskan satu orang di Garut. Aksi polisi menyelamatkan pelaku dari kepungan massa terekam kamera amatir warga.

Insiden tabrak lari itu terjadi di dua tempat berbeda di wilayah Tarogong Kidul, Garut, Selasa (31/8) petang kemarin.

Informasi yang disampaikan oleh pihak kepolisian menyebut, insiden bermula saat kendaraan roda empat jenis Avanza nopol D 1286 VQ menabrak sebuah sepeda motor jenis Honda Vario di kawasan Jalan Pembangunan.

"Korban mengalami luka berat. Sudah berupaya kita selamatkan tapi meninggal di rumah sakit," ujar Kanit Laka Lantas Polres Garut Ipda Priyo Sumbodo kepada wartawan, Rabu (1/9/2021).

Kendaraan tersebut kemudian tancap gas menuju Jalan Rumah Sakit. Tepat di depan RSUD dr. Slamet Garut, Avanza itu menabrak mobil Toyota Rush hitam berpelat nomor merah.

Di lokasi, mobil Avanza terhenti. Mobil kemudian menjadi bulan-bulanan warga setempat yang melihat kejadian tersebut. Dalam rekaman video amatir berdurasi 30 detik yang tersebar via WhatsApp terlihat, kaca mobil terlihat pecah akibat hantaman benda tumpul.

Dalam video itu juga terlihat dengan jelas detik-detik aparat bersenjata yang tampak menggunakan baju preman berupaya menyelamatkan penabrak.

Seorang petugas yang menggunakan baju kaus warna merah terlihat menarik sang pengemudi untuk turun dari mobil. Sedangkan seorang petugas lainnya terlihat berupaya menjauhkan warga yang berupaya mendekat ke mobil.

Terdengar pengemudi Avanza silver diteriaki warga yang mengerumuninya. "Eh turun kamu," ucap seorang perempuan dalam video tersebut.

Beredar informasi yang menyebut pelaku adalah seorang oknum anggota Polri yang berdinasi di salah satu polsek di Garut.

Saat dikonfirmasi terkait hal itu, Priyo belum bisa memastikan. "Ada pun kondisi yang bersangkutan saat ini belum bisa dimintai keterangan karena masih syok," katanya.

Selain beredar informasi yang menyebut bahwa pelaku adalah oknum anggota Polri, beredar kabar juga bahwa pelaku dalam pengaruh alkohol saat kejadian.

Terkait hal tersebut, Priyo juga belum bisa memastikan kebenarannya.

"Kondisi kesehatannya sedang diperiksa oleh tim kesehatan," katanya.

Kendati demikian, kata Priyo, pihaknya memastikan kasus tersebut ditangani oleh pihaknya. Sejumlah saksi telah diperiksa untuk mengungkap kronologi yang sesungguhnya.

"Kita sudah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui bagaimana kronologi yang sesungguhnya," tutup Priyo.

(mso/mso)