Keren! Anak Tukang Roti Bakar Wakili Banten di Ajang Parlemen Remaja

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 15:04 WIB
Desy Maryana
Foto: Desy Maryana (Dokumentasi keluarga).
Serang - Desy Maryana, remaja asal Kecamatan Baros, Serang berhasil mewakili Banten di ajang Parlemen Remaja tingkat nasional mewakili SMKN 1 Pandeglang. Semangat siswi ini tetap menyala di masa pandemi meskipun berasal dari keluarga sederhana dan bapak seorang pedagang roti bakar.

Desy mewakili Banten bersama lima orang siswa lain yaitu Hania Naila Rahmah dari SMAN 3 Rangkasbitung, Putri Halimah dari SMAN 2 Krakatau Steel, Artika Sari dari SMAN 3 Kota Serang, Thouf Salsabila dari SMAN 14 Kabupaten Tangerang dan Kezia Grace Nathaniel dari SMA Poris Indah.

Desy cerita bahwa ia memberanikan diri ikut serta di ajang Parlemen Remaja karena tertarik dengan persoalan hukum di Indonesia. Salah satunya ia greget dengan pembenahan hukum dan masalah korupsi.

Untuk ikut di ajang Parlemen Remaja ini, ia membuat essay dengan judul 'Remaja dan Perbaikan Kualitas Siaran di Indonesia'. Ia ingin merevisi UU tentang Penyiaran dan ingin penyiaran di Indonesia lebih berkualitas dan memberikan sanksi tegas bagi untuk para pelanggarnya.

Selain itu, ia ingin agar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di daerah-daerah hidup dalam menjamin konten berkualitas bagi masyarakat termasuk Banten. Ia juga ingin para remaja di daerah mendapatkan hak-hak informasi dan penyiaran berkualitas.

"Fungsi pengawasan yang mau saya lakukan membentuk perkuat kerjasama Kominfo Banten dan ingin ada pembentukan smart teenage on broadcast," ujar Desy berbincang dengan detikcom di Serang, Banten, Senin (30/8/2021).

Siswi kelas 12 jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran ini merasa bangga ikut di ajang tingkat nasional meski berasal dari keluarga biasa saja. Kebetulan, ayahnya adalah korban PHK karena pandemi COVID-19 sejak setahun lalu.

"Bapak kena PHK di Tangerang, sekarang jualan roti bakar di rumah aja," ujarnya.

Desy mengatakan keterbatasan katanya bukan alasan bagi para siswa-siswi di Banten untuk ikut partisipasi di ajang tingkat nasional dan internasional. Ia berharap bahwa para remaja lain bisa ikut bersama berpartisipasi. Khususnya bagi remaja yang ada di Kabupaten Pandeglang.

"Keterbatasan itu juga tidak jadi alasan. Kita tidak boleh acuh atas masalah sosial dan hukum, tetap semangat belajar semoga juga ada dari Pandeglang lebih banyak ke depannya ikut ajang nasional bahkan internasional," paparnya.

Desy juga berharap agar pandemi COVID-19 segera berakhir. Ia mengaku rindu suasana belajar bersama guru dan teman-temannya.

"Pasti ada perbedaan antara tatap muka dan nggak, kangen banget pastinya," pungkasnya.

Ajang Parlemen Remaja dilakukan pada 13-17 September nanti. Karena pandemi, agenda yang dihadiri para remaja se-Indonesia ini dilakukan secara online. (bri/mso)