Antisipasi Lonjakan Wisatawan, Perbatasan Lembang-Padalarang Disekat

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 16:21 WIB
Jalan Alun-alun Lembang, Bandung Barat.
Jalan Lembang (Foto: Whisnu Pradana)
Bandung Barat -

Menjelang libur akhir pekan, jajaran Satlantas Polres Cimahi bakal melakukan penyekatan kendaraan wisatawan di dua titik, yakni di Lembang dan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sebetulnya objek wisata di Kabupaten Bandung Barat masih belum diizinkan buka lantaran masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Namun penginapan, kafe, dan restoran sudah beroperasi dan melayani dine in.

"Untuk antisipasi libur akhir pekan ini, kita akan laksanakan penyekatan di Padalarang dan Lembang menjaring kendaraan wisatawan," ungkap Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto kepada detikcom, Jumat (27/8/2021).

Sudirianto mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan kelengkapan surat tes PCR serta bukti vaksinasi minimal dosis I bagi pelaku perjalanan. Apabila ditemukan pengendara tak mengantongi surat tersebut akan diputarbalikkan.

"Pengendara dicek hasil vaksin dan PCR-nya. Kalau misalnya tidak bawa akan kita putarbalikkan," terang Sudirianto.

Sudirianto menyebut ada potensi peningkatan volume kendaraan ke Bandung Barat terutama kawasan wisata Lembang. Apalagi banyak masyarakat yang saat ini telah divaksinasi sehingga meningkatkan rasa percaya diri masyarakat untuk beraktivitas secara normal.

"Sekarang saja bisa kita lihat kondisi jalan raya itu padat, mobilitas diperkirakan sudah 80 persen bahkan hampir normal. Jadi vaksinasi juga berpengaruh pada peningkatan mobilitas masyarakat," beber Sudirianto.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) KBB Heri Partomo mengatakan wacana pembukaan kembali objek wisata tengah dibahas bersama Satgas Penanganan COVID-19 Bandung Barat.

"Kemarin rencana seperti itu (dibuka) kebijakannya. Tapi nanti apakah kebijakannya seperti apa, kalau memang dimungkinkan untuk dibuka dengan ketentuan seperti apa nanti disampaikan lagi," kata Heri.

Lihat juga video 'Evaluasi PPKM Sepekan Terakhir: Kasus Aktif Corona & Kematian Turun':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)