Harga PCR Turun, Penerbangan di Husein Sastranegara Kembali Bergairah

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 17:21 WIB
Bandara Husein Sastranegara kembali bergairah
Bandara Husein Sastranegara kembali bergairah (Foto: Yudha Maulana)
Bandung -

Turunnya harga PCR berdampak pada geliat penerbangan di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Maskapai yang sebelumnya melakukan pembatalan jadwal penerbangan (cancel flight) mulai kembali mengudara dari dan ke Bandara Husein.

"Sejak diturunkannya aturan batas tarif atas PCR, kita sudah langsung menyesuaikan dengan batas itu. Dan dilihat dari penerbangan terlihat dari yang tadinya banyak cancel all flight, sekarang ada penerbangan-penerbangan dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Bandung, walaupun memang jauh dari normal," ujar Executive General Manager Husein Sastranegara R Iwan Winaya Mahdar di Bandara Husein, Selasa (24/8).

Pada Selasa (24/8), ada satu penerbangan pulang pergi dari Bandung ke Denpasar Bali. Tercatat ada 84 penumpang yang berangkat dari Bandung ke Bali, dan 53 penumpang dari Bali ke Bandung.

"Kalau dibandingkan sebelumnya, adanya penurunan tarif yang disampaikan memang sangat signifikan ya. Kita lihat juga memang bahwa dari Bandung ke Denpasar atau sebaliknya bisa menggunakan antigen 1 x 24 jam dan harus vaksin dosis kedua," ujar Iwan.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, harga tes PCR resmi diturunkan dengan batas tarif tertinggi pemeriksaan real time PCR menjadi Rp 495 ribu untuk wilayah Jawa-Bali dan Rp 525 ribu untuk luar Jawa-Bali. Pemerintah juga mengatur hasil tes PCR harus dapat dikeluarkan dalam durasi maksimal 1x24 jam.

"Kemudian beberapa hari yang lalu ada tiga penerbangan dalam satu hari, seperti Bandung-Denpasar, Bandung-Kualanamu dan Bandung-Balikpapan. Tetapi masih satu maskapai juga yang melayani, tapi kalau dilihat dari situ terlihat mulai tumbuh lah ya," ujar Iwan.

Terkait turunnya status PPKM Kota Bandung ke Level 3, Iwan cukup optimistis penerbangan di Bandara Husein bisa kembali pulih. "

Pasti ya optimis, dengan adanya penurunan BOR penurunan tingkat positif COVID-19 semuanya menjadi turun, mungkin nanti akan ada regulasi baru lagi, dan semoga itu bisa kembali menggairahkan penerbangan, karena (saat ini) dari sisi biaya tak bisa dipungkiri, tes kesehatan mempengaruhi (harga) juga," ujar Iwan.

(yum/mud)