Peringatan HUT ke-76 RI, Ridwan Kamil: Kita Gotong Royong Atasi Pandemi

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 17 Agu 2021 09:30 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Bendera merah putih sukses dikibarkan Paskibraka Provinsi Jawa Barat. Pengibaran bendera pusaka ini dilakukan di Halaman Gedung Sate yang dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat, Selasa (17/8/2021) pagi.

Dalam amanatnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan jika Indonesia merupakan bangsa yang kuat. Indonesia tidak mudah menyerah di bawah tekanan apapun.

"Bangsa kita adalah bangsa yang kuat, bangsa yang pantang menyerah untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Perjuangan ini tidak hanya milik kelompok, namun melibatkan semua sumber daya yang ada," kata Ridwan Kamil dalam amanatnya.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengungkapkan, 17 Agustus adalah momentum terpenting untuk menguatkan kembali identitas kebangsaan, menguatkan kembali persatuan, persaudaraan dan kesatuan dan menguatkan kembali kesetiakawanan dan gotong royong dalam nilai-nilai Pancasila.

"Bangsa kita adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawan dan para pendahulu kita. Jangan pernah kita menganggap kecil capaian bangsa ini dalam perjuangannya," ungkap Kang Emil.

Kang Emil juga menyinggung soal kemerdekaan negara Palestina yang hingga saat ini belum merdeka. "Kita juga bisa melihat sendiri perjuangan yang dialami saudara-saudara kita di Palestina yang masih berlangsung hingga detik ini, perjuangannya juga mengingatkan bangsa kita bertapa mahalnya arti kemerdekaan, mahalnya semangat persatuan dan maraknya semangat perdamaian," ucapnya.

"Jangan kita sia-siakan pengorbanan para pahlawan kemerdekaan," tambahnya.

Kang Emil menyebut, dua tahun sudah perayaan kemerdekaan digelar dalam situasi pandemi COVID-19. "Tahun ini adalah tahun kedua melaksanakan perayaan kemerdekaan situasi pandemi dan masih menggunakan protokol kesehatan COVID-19 " sebutnya.

Jika pada masa penjajahan Belanda, para pahlawan Indonesia bersatu untuk mengusir penjajah. Pihaknya berharap saat ini untuk bersama-sama atasi pandemi COVID-19.

"Jika pada masa revolusi kemerdekaan kita memiliki senasib dan sepenanggungan (lawan penjajah), maka di masa pandemi ini senasib dan sepenanggungan bergotong royong atasi pandemi COVID-19," ujarnya.

(wip/mso)