Sertifikat Vaksinasi Diusulkan Jadi Syarat Berwisata di Kuningan

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 12 Agu 2021 10:39 WIB
Tempat wisata di Kabupaten Kuningan.
Tempat wisata di Kuningan. (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
Kuningan -

Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy mengusulkan penggunaan sertifikat vaksinasi jadi syarat bagi pengunjung masuk ke objek wisata. Hal itu menyusul diizinkannya objek wisata di Kuningan kembali buka dan beroperasi lagi.

"Saya mengimbau pelaku wisata untuk memperhatikan protokol kesehatan, diupayakan yang masuk objek wisata adalah pengunjung yang sudah melakukan vaksinasi. Karena vaksin sangat membantu untuk meningkatkan imun," kata Nuzul, Kamis (12/8/2021).

Dia menjelaskan dengan menunjukkan sertifikat vaksinasi itu setidaknya dapat memberikan rasa aman bagi pengunjung lainnya saat berada di lokasi objek wisata. Menurutnya, pengunjung tidak perlu membawa sertifikat vaksin dalam bentuk fisik. Pengunjung objek wisata hanya perlu menunjukkan sertifikat tersebut melalui ponsel masing-masing.

"Seharusnya begitu (menunjukkan sertifikat), seperti yang dilakukan beberapa kota besar yang membolehkan mal dibuka dengan syarat sertifikat vaksin. Sekarang kan teknologi canggih tidak perlu bawa kertas, tinggal tunjukkan sertifikatnya dari smartphone," ujarnya.

Pelaku wisata bisa berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan maupun TNI Polri untuk menyediakan layanan vaksinasi bagi pengunjung yang datang di kawasan wisata. "Bila perlu pengelola wisata menyediakan tempat khusus untuk vaksinasi pengunjung, bisa kolaborasi dengan Dinas Kesehatan maupun TNI Polri yang sekarang rutin melakukan vaksinasi," tutur Nuzul.

Sekadar diketahui, objek wisata di Kuningan diperbolehkan beroperasi lagi. Hal itu setelah Bupati Kuningan Acep Purnama membuat keputusan yang ditulis dalam surat edaran terbaru.

"Tanggal 10-16 Agustus 2021 dibuka dengan syarat wajib menerapkan protokol kesehatan di kawasan objek wisata. Jam operasional mulai 08.00-18.00 WIB. Kapasitas pengunjung maksimal 25 persen ," tulis surat edaran tersebut.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana menjelaskan dibukanya objek wisata di Kabupaten Kuningan dilakukan demi jalannya roda perekonomian masyarakat khususnya yang berada di sekitar lokasi wisata.

"Pertimbangannya karena Pak Bupati ingin memberikan ruang agar pemulihan ekonomi tetap berjalan mengingat sektor wisata ini jadi unggulan di Kuningan," kata Indra.

"Seperti diketahui yang terdampak juga para pedagang di sekitar wisata. Ketika dibuka meski terbatas minimalnya roda ekonomi yang sempat terhenti sedikit demi sedikit bisa berjalan lagi," ucap Indra.

Simak juga video 'Penjelasan Epidemiolog Soal Pentingnya Booster Vaksin Covid-19 untuk Nakes':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)