Pensiunan Polisi di Bogor Gagal Vaksinasi Gegara NIK Ganda

M. Sholihin - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 14:11 WIB
The organs of the central nervous system (brain and spinal cord) are covered by 3 connective tissue layers collectively called the meninges.
Foto: Ilustrasi (thinkstock).
Bogor -

Siswandi (58), seorang pensiunan Polri di Bogor gagal vaksin gegara identitasnya digunakan atas nama orang lain.

Siswandi merupakan pensiunan Polresta Bogor Kota yang terakhir bertugas di Reserse Narkoba. Saat ini, ia tinggal di perumahan Griya Salak Asri, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

"Saya pensiunan Polri, saya belum vaksin. Saya juga kan mau terjaga dari virus. Khawatir juga kalau belum divaksin, bahaya penyakit sama susah kan bepergian kemana-mana kalau nggak ada sertifikat vaksin," kata Siswandi, Kamis (5/8/2021).

Siswandi mengaku sudah 4 kali mencoba mendaftar untuk ikut vaksinasi di lokasi berbeda. Namun setiap kali ia mendaftar, ternyata NIK pada e-KTP nya diketahui sudah terdaftar sebagai nama orang yang berbeda dan tercatat sudah menjalani vaksinasi.

"Saya sudah coba kemana-mana, nggak satu tempat. Saya coba ke Puskesmas, ke kantor desa, ke Lapangan Pakansari. Tapi pas mau daftar, ternyata NIK saya selalu atas nama orang lain," ucap Siswandi.

"Ini gimana bisa ada NIK ganda begini. Saya sih pengennya ini jelas, saya bisa ikut vaksinasi, dan orang yang NIK-nya yang sama dengan saya juga tidak ada masalah ketika vaksinasi," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RT di tempat Siswandi tinggal, Wildan Hidayat mengatakan NIK yang dimiliki Siswandi, juga dimiliki oleh orang atas nama Sudarno warga Babakan Lio, Bogor. KTP yang dimiliki Siswandi dikeluarkan oleh Diadukcapil Kabupaten Bogor.

"Iya betul itu, NIK Pak Siswandi ternyata ganda. Artinya satu NIK tapi pemiliknya dua orang berbeda. Satu atas nama Siswandi, warga saya dan satu lagi atas nama Sudarno warga Babakan Lio, Bogor," kata Wildan kepada detikcom.

Wildan memastikan, Siswandi benar-benar warganya dan sudah menetap di wilayqhnya sejak sekitar 20 tahun lalu.

"Pak Siswandi ini memang pensiunan Polri, terakhir di Polresta Bogor, bagian Narkoba. Pak Siswandi ini memang warga sini, sudah lama dia di sini, ada sekitar 20 tahun," ujar Wildan.

(mso/mso)