Kesehatan Pimpinan AKAR Jabar Membaik Usai Mencoba Bunuh Diri

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 10:22 WIB
Seorang pria diduga mencoba bunuh diri di depan Balai Kota Bandung
Foto: Pimpinan AKAR Jabar melakukan aksi percobaan bunuh diri di depan Balai Kota Bandung (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Kondisi kesehatan Ketua Harian Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) Jawa Barat inisial GB sudah berangsur membaik usai melakukan percobaan bunuh diri. Aksi nekat yang dilakukan GB diduga sebagai bentuk protes terhadap kebijakan PPKM.

Sebelumnya, Rabu (3/8) kemarin, GB melakukan aksi percobaan bunuh diri di Jalan Wastukencana, tepatnya di depan Gerbang Barat Balai Kota Bandung. Usai kejadian dia langsung dilarikan ke RSHS Bandung untuk mendapat perawatan.

Ketua Umum AKAR Jabar Arief Maulana mengungkapkan kondisi GB saat ini dalam kondisi stabil. "Baik. Sudah stabil," kata Arief Maulana via pesan singkat, Kamis (5/8/2021).

Arif menyatakan saat ini, GB masih menjalani perawatan secara intensif di RSHS Kota Bandung. Dia mengaku tidak mengetahui kapan pihak rumah sakit mengizinkan GB pulang. "Belum tahu (kapan pulangnya)," ujarnya.

Sementara itu, saat disinggung terkait sikap AKAR dengan aksi yang dilakukan GB, Arief menyebut sedang dirumuskan. "Malam tadi dan pagi ini sedang dirumuskan, nanti ada presscon virtual," ujarnya.

Motif dalam kejadian ini, diduga GB melakukan aksi protes PPKM Level 4 kepada pemerintah karena sektor kafe dan restoran tidak mendapatkan relaksasi. Dugaan motif itu terungkap dalam rekaman suara GB yang tersebar di WhatsApp Group (WAG) kalangan jurnalis Kota Bandung.

"Bahkan yang saya harapkan selaku wakil ketua, kemarin kita mediasi dan Kang Yana (Wakil Wali Kota Bandung) siap pasang badan. Dan sesalkan bahwa pemkot tak berani ambil tindakan tepat," ujar GB dalam rekaman itu.

"Jika perjuangan terakhir ini saya lakukan, semoga keinginan kita yang kita tuangkan di sehelai kertas dapat diizinkan, dapat diizinkan pemkot. Saya sudah tak kuat dengar keluhan teman-teman. Mohon maaf belum bisa berikan terbaik. Percaya ini pengorbanan terbaik," ujar GB.

(wip/mso)