Pilu PMI Indramayu 11 Tahun Tak Digaji Majikan di Arab Saudi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 16:14 WIB
Uang Gaji
Ilustrasi (Foto: iStock)
Bandung -

Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Indramayu tak bisa pulang ke tanah air. Sebab, selama 11 tahun bekerja di Arab Saudi, PMI bernama Yati Kusniyawati tak diberi upah oleh majikan.

Kisah pilu Yati tersebut sampai ke telinga Badan Perlindungan Pekerjaan Migran Indonesia (BP2MI). Tim BP2MI kemudian menelusuri informasi tersebut dengan mendatangi keluarga di kawasan Jatibarang, Indramayu.

"Tadi menghubungi keluarga PMI. Jadi memang benar Mi itu sudah 11 tahun bekerja dan tidak bisa pulang karena gajinya tak dibayarkan," ucap Kepala BP2MI Bandung Erwin Rachmat melalui Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan UPT BP2MI Bandung N Wepy saat dihubungi, Selasa (3/8/2021).

Wepy menuturkan berdasarkan informasi terakhir yang diterima, posisi PMI tersebut saat ini masih berada di kediaman majikannya. Soal kondisi fisik PMI tersebut, kata Wepy, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Yati tak mengalami kekerasan fisik.

"Informasi dari kakanya sih tidak ada, hanya gaji saja tapi nanti akan dicek juga kondisi PMI-nya," kata dia.

Berbagai upaya akan dilakukan BP2MI untuk menangani kasus ini. Pihaknya berkoordinasi dengan Lembaga Terpadu Satu Atap (LTSA) Cirebon termasuk dengan kementerian luar negeri.

"Secara otomatis, kami sudah mendatangi keluarga kemarin, berkomunikasi dengan kakaknya, nanti kasusnya keluarga mengadu ke kami, kasusnya apakah sudah dikuasakan atau tidak, tetapi yang pasti karena kami pemerintah, keluarga harus mengadu ke LTSA, ke kami, nanti kami bersurat untuk diteruskan ke perwakilan. Kami juga tetap berkomunikasi dengan Kemlu," kata dia.