Jabar Hari Ini: Heboh Anggaran Sewa Helikopter Wagub-Tempat Kemping Dibongkar

Tim detikcom - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 20:08 WIB
Tempat camping Pineus Tilu di Pangalengan, Bandung
Tempat kemping di Bandung dibongkar petugas (Foto: Instagram @pineustilu)

Baliho Puan Juga Mejeng di Bandung, Ketua PDIP Jabar: Kita Ditugaskan

Baliho elite PDIP yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani mejeng di sejumlah titik jalan di Kota Bandung, Jawa Barat. Pemasangan baliho tersebut dipasang oleh para kader PDIP.

Pantauan detikcom, hari ini, salah satu baliho Puan Maharani terpasang di Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung. Baliho tersebut memiliki latar pemandangan pantai dan matahari terbenam yang dilintasi sekawanan burung.

Selain itu, di baliho itu juga terpampang logo banteng PDI Perjuangan dan tulisan 'KEPAK SAYAP KEBHINEKAAN'.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono mengungkapkan pemasangan baliho tersebut merupakan kader PDI Perjuangan.

"Yang masang, yang jelas kader PDI Perjuangan," kata Ono saat dikonfirmasi detikcom via sambungan telepon.

Saat disinggung apakah baliho tersebut sebagai pengenalan Puan Maharani untuk RI 1, Ono menyebut, hanya sebagai kapasitas Ketua DPR RI saja.

"Itu terpasang karena Mbak Puan sebagai Ketua DPR RI. Di situ ada RI 1 nya gak? Kita ditugaskan, siapapun pejabat publik ditingkat pusat Kader PDI Perjuangan kita ditugaskan untuk mendampingi, baik Ketua DPR, Menteri dan lainnya. Kita pun berkewajiban untuk mendampingi, menurut saya wajar saja, semua baliho itu sebagai Ketua DPR RI," ungkapnya.

Tak hanya Puan, Ono pun memasang baliho dirinya dengan kapasitas sebagai anggota DPR RI di daerah pemilihan (dapil) nya di Dapil VIII.

"Saya pun misalnya di dapil saya juga pasang kok, Ono Suruno Anggota DPR RI Komisi 4," ujarnya.

Ono juga menjelaskan, arti 'KEPAK SAYAP KEBHINEKAAN,' yang terpampang di baliho tersebut.

"Bagaimanapun juga PDI Perjuangan tidak terlepas dari ideologi Pancasila yang dialamnya berbicara kebhinekaan. Bagaimana terkait kader PDI Perjuangan mengimplementasikan perjuangan Pancasila sesuai dengan pembukaan Undang-undang Dasar Alinea ke 4 itu, tersosialisasikan ke masyarakat," katanya.

"Kedua, gerakan nyata. Misalnya di Jawa Barat kita bentuk posko darurat COVID-19 PDI Perjuangan di 27 kabupaten kota, itu wujud ideologi Pancasila," ucapnya.

Menurutnya, jargon 'KEPAK SAYAP KEBHINEKAAN,' pas diterapkan di baliho tersebut. "Termasuk dengan kebhinekaan, pluralisme, di Jawa Barat juga kan termasuk kategori provinsi yang tinggi sekali angka intoleransinya. Menurut saya sangat pas," ujarnya.

Ono menambahkan, jika baliho Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI terpasang di 27 kabupaten kota di Jawa Barat. "Ya diseluruh Jawa Barat saya sudah lihat, baguslah," katanya.


(mud/mud)