Polda Jabar Pelajari Pengaduan Demokrat soal Wamendes PDTT

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 10:52 WIB
Postingan Wamendes PDTT Budi Arie yang membuat Demokrat Jabar buat laporan
Foto: TPostingan Wamendes PDTT Budi Arie yang membuat Demokrat buat pengaduan ke polisi (Tangkapan layar facebook).
Bandung -

Polisi menelusuri asal usul laporan yang dilakukan oleh Demokrat Jabar terhadap Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi. Berdasarkan penelusuran, diketahui bila laporan yang masuk berupa pengaduan.

"Memang dalam bentuk surat pengaduan yang ditujukan kepada pimpinan," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dikonfirmasi, Senin (2/8/2021).

Erdi mengatakan meskipun berupa pengaduan, pihaknya akan tetap memproses. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar tengah mempelajari pengaduan tersebut.

"Kemudian dari itu sedang dipelajari laporan tersebut oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Sekarang sedang dipelajari dulu pengaduannya seperti apa," kata Erdi.

Sebelumnya, DPD Partai Demokrat Jawa Barat melaporkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi ke Polda Jabar. Pelaporan itu atas dugaan penyebaran berita bohong (hoaks) dan fitnah untuk menimbulkan kebencian kepada Partai Demokrat dan mahasiswa.

Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Asep Wahyuwijaya mengatakan pihaknya melaporkan Budi Arie beserta dengan bukti tangkapan layar laman Facebook atas nama Budi Arie Setiadi yang memuat karikatur yang diduga berita bohong dan fitnah.

"Postingan yang diunggah pada tanggal 24 Juli 2021 pukul 11.53 WIB tersebut membuat kesan seolah-olah Partai Demokrat menjadi dalang demo mahasiswa yang tidak terjadi," ujar Asep kepada detikcom, Jumat (30/7/2021).

Seperti dilihat detikcom, karikatur tersebut menggambarkan telapak tangan dengan masing-masing jari diisi oleh boneka yang menggambarkan sosok. Terlihat ada sosok berjas yang berkepala kursi di ibu jari, kemudian pria berkumis dan berekor tikus yang menggantungin dan memegang segepok uang di jari telunjuk.

Kemudian ada juga dua sosok di jari tengah dan jari manis yang tengah berkelahi. Dan sosok seperti pengemis di jari kelingking. Namun yang mencolok adalah tulisan DE-MO-K-RA-T. Gambar itu kemudian dilengkapi dengan tulisan Pakai 'Tangan Adik-Adik Mahasiswa Lagi Untuk Kepentingan Syahwat Berkuasanya #BONGKARBIANGRUSUH'.

Budi Arie sendiri enggan menanggapi soal aduan tersebut. Dia tak berkomentar akan hal tersebut.

"No coment," ucap Arie kepada detikcom via pesan WhatsApp, Jumat (30/7/2021).

(dir/mso)