Restoran Ternama di Sukabumi Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 3 M

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 11:34 WIB
Kebakaran di Sukabumi
Foto: Kebakaran di Sukabumi (Istimewa).
Sukabumi -

Sebuah restoran ternama di Kota Sukabumi ludes dilalap si jago merah. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 3 miliar akibat kejadian tersebut.

Informasi dihimpun, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi menerima laporan kebakaran pada Jumat (30/7/2021) sekitar pukul 05.15 WIB. Menerima laporan tersebut petugas langsung menuju lokasi untuk memadamkan api dengan menerjunkan 5 unit kendaraan pemadam.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran karena hubungan pendek arus listrik, tidak ada korban jiwa," kata Hendar Iskandarsyah, Kasi Pencegahan Pemadaman dan Penyelamatan, Damkar Kota Sukabumi melalui sambungan telepon.

Hendar mengungkap kesulitan saat pemadaman, banyaknya bangunan kecil atau gazebo membuat jangkauan air dari water canon terhalang. Hal itu membuat proses pemadaman di resto yang beralamat di Jalan Jalur Lingkar Selatan, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi sedikit terhambat.

"Posisi apinya di bawah, ditambah area restoran juga luas tapi Alhamdulillah dalam waktu 1 jam api berhasil kami padamkan. Dugaan kita dari listrik itu karena pagi tadi kami lihat tabung gas dalam posisi aman, tidak ada korban jiwa namun nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp 3 miliar," ucap dia.

Nilai kerugian yang besar, karena sejumlah barang milik restoran yang ikut terbakar. Mulai dari lemari pendingin hingga kendaraan roda dua.

"Bangunan rata dengan tanah, ada 3 unit motor, belum lemari pendingin. Taksiran kerugian ya tadi sekitar Rp 3 miliar," ujar Hendar.

Sementara itu, Dikky Rama warga yang berada di lokasi menceritakan kondisi api yang dengan cepat membesar melalap seluruh bangunan berbahan kayu.

"Sempat warga juga menyiram menggunakan peralatan seadanya tapi api keburu membesar. Api sampai membumbung tinggi ke atas, aliran listrik juga sempat padam. Semuanya panik, karena takut api terus merembet," ucapnya.

(sya/mso)