Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Mayat di Gubuk Sawah Pandeglang

Rifat Alhamidi - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 13:01 WIB
ilustrasi kejahatan kriminal perampokan pembunuhan pemerkosaan pencopetan
Ilustrasi (Foto: andi saputra)
Pandeglang -

Kasus pembunuhan yang menggegerkan warga Desa Koncang, Kecamatan Cipeucang, Pandeglang, Banten mulai menemukan petunjuk. Polisi mengaku sudah mengantongi identitas pembunuh sadis pria bernama Suganda (50).

"Ya, kami sudah dapat beberapa nama. Semua dugaannya sudah mengarah ke nama-nama tersebut, hanya tinggal kami pastikan lagi supaya lebih kuat," kata Kasatreskrim Polres Pandeglang AKP Fajar Mauludi saat dikonfirmasi, Rabu (28/7/2021).

Fajar menyatakan, polisi masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari beberapa saksi untuk mengungkap kasus pembunuhan ini. Pihaknya bahkan harus kembali terjun ke lokasi demi mengumpulkan bukti tambahan yang lebih kuat.

"Kalau dilihat dari kejadiannya, pelakunya ini kemungkinan satu orang yah. Tapi bukti-buktinya masih kami harus kejar lagi ini," ucapnya.

Ia pun menyebut terduga pelaku pembunuhan mengarah kuat merupakan tetangga korban. Namun untuk motif dan beberapa alat bukti lainnya, Fajar belum bisa memberikan keterangan lebih rinci kepada wartawan.

"Sudah hampir 15 saksi yang kami mintai keterangan, terduga pelakunya kemungkinan besar masih orang sini. Kalau untuk motif dan barang buktinya masih belum diketahui, mudah-mudahan hari ini bisa dapat pelakunya," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Koncang, Kecamatan Cipeucang, Pandeglang, Banten digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang tergeletak di gubuk tengah sawah, Senin (26/7/2021). Mayat yang diketahui bernama Suganda (50) itu ditemukan sudah bersimbah darah dan penuh luka bacokan.

Menurut informasi, mayat Suganda pertama kali ditemukan oleh anaknya yang bernama Sadam Husen (25) sekira pukul 06.00 WIB. Polisi kemudian tiba dan melakukan olah TKP untuk mengungkap penemuan mayat di dalam gubuk tengah sawah tersebut.

(mud/mud)