Penjelasan Bos Warung Ramen di Garut soal Promo Tak Berlaku untuk Presiden

Hakim Ghani - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 18:32 WIB
Warung Ramen di Garut bikin promo yang tak berlaku untuk Jokowi
Warung ramen bikin promo kecuali untuk presiden (Foto: Hakim Ghani)
Garut -

Pemilik warung ramen di Garut menerapkan baliho promo ramen untuk semua orang kecuali presiden. Balihonya jadi perbincangan setelah viral di media sosial.

Baligo itu dipasang warung Ramen Jangar (Ranjang) 69 yang berada di kawasan Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, dekat Stadion sepak bola Jayaraga.

Rizka Rahman, pemilik warung, angkat bicara terkait hal tersebut. Rizka mengatakan, baliho itu ditunjukan hanya sekedar untuk kepentingan promosi usahanya.

"Jadi sebetulnya ini bentuk promosi. Setelah PPKM, mungkin ini lebih ke promosi. Konteknya hanya sekedar promosi agar orang-orang mulai datang lagi. Menarik pelanggan," kata Rizka, Senin (26/7/2021).

Baliho promo warung ramen ini menjadi perbincangan setelah viral di media sosial. Seperti dilihat detikcom, baliho itu berisi pesan gratis satu mangkuk ramen untuk orang yang membeli seporsi ramen kecuali untuk presiden.

Di dalam baliho tersebut juga terpampang foto Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). "Merdeka! Promo PPKM buy 1 get 1 free ramen. Kecuali Presiden," demikian bunyi pesan dalam baliho itu.

Rizka mengatakan, baliho itu murni sebagai strategi promosi yang dilakukan Ranjang 69. Rizka memastikan tidak ada unsur provokasi.

"Kalau pun konteksnya kecuali presiden, sebetulnya tidak ada konteks memprovokasi ke pemerintah. Kalau saya sih orangnya kooperatif, mendukung kebijakan pemerintah," katanya.

"Jadi sebetulnya konteks sebenarnya itu kenapa kecuali presiden, karena kalau presiden datang ke tempat ini, ya masak kita kasih buy one get one, ya pasti kita kasih gratis. Masak presiden disuruh beli," ucap Rizka menambahkan.

Baliho gratis ramen kecuali untuk presiden itu sendiri dipasang Senin pagi tadi sekira pukul 10 oleh pengelola. Baliho menjadi perbincangan warga Garut setelah tersebar via aplikasi perpesanan WhatsApp.

(mud/mud)