7 Bulan Mandek, Insentif Nakes COVID-19 di Bandung Barat Segera Cair

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 15:07 WIB
Indonesian Rupiah - official currency of Indonesia
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Yoyochow23)
Bandung Barat -

Kabar baik menghampiri tenaga kesehatan (nakes) yang terjun langsung menangani COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat lantaran bakal segera menerima insentif yang selama ini tertunggak.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menjanjikan insentif bagi nakes akan cair akhir pekan ini. Proses pencarian tinggal menunggu surat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sekadar diketahui sebelumnya nakes di Bandung Barat mengeluhkan insentif yang menjadi hak mereka selama 7 bulan sejak Desember 2020 tak kunjung cair.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bandung Barat Agustin Piryanti mengatakan pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 24,4 miliar untuk insentif nakes. Insentif itu diberikan kepada 350 nakes berstatus PNS sebesar Rp 9,7 miliar dan 508 nakes non-PNS sebesar Rp 14,7 miliar.

"Prosesnya sedang kita lalui, sekarang kita tinggal nunggu hasilnya dari Kemendagri. Saya tadi monitor prosesnya hampir selesai, jadi Insya Allah di minggu ini sudah bisa cair," ungkap Agustin kepada wartawan, Senin (26/7/2021).

Agustin menyebut salah satu kendala cairnya insentif tersebut yakni pada penyusunan APBD murni atau parsial I bulan Maret 2021, muncul aturan dari pusat tentang pemisahan kode rekening antara insentif PNS dan non-PNS.

"Awalnya di dalam APBD murni slot insentif nakes ini bersatu antara PNS dan non PNS. Lalu ada aturan baru sehingga dari yang tadinya bersatu kita harus pisah lagi melalui peraturan bupati. Berkenaan dengan hal itu, KBB harus minta izin Kemendagri dulu karena statusnya Plt Bupati," kata Agustin.

Faktor lainnya yakni pada proses penyusunan anggaran di parsial II, sejumlah pegawai baik di BKAD ataupun di Dinkes KBB terpapar COVID-19 sehingga menghambat proses administrasi.

"Agak lama juga pada proses di parsial II karena ada beberapa nakes terpapar dan isolasi mandiri. Tapi kita terus upayakan biar prosesnya selesai tepat waktu jadi insentif bisa segera cair," tegas Agustin.

Kabar akan cairnya insentif disambut suka cita nakes yang menangani COVID-19 di Bandung Barat. Namun mereka enggan terlalu bereuforia lantaran saat ini insentif tersebut belum benar-benar mereka genggam.

"Kami senang sekali, akhirnya kami mendapat kabar baik kalau insentif kabarnya akan cair minggu ini atau dua minggu ke depan. Dan memang ini yang kami harapkan setelah kami perjuangkan," ujar nakes di RSUD Cililin, Tioasi Harauli.

Ia mengatakan pencairan insentif tersebut sangat berharga untuk membayar semua kebutuhan selama ini. Bahkan ada beberapa nakes yang harus gali lobang tutup lobang untuk memenuhi kebutuhannya lantaran insentif yang tak kunjung cair.

"Jujur saja waktu 7 bulan itu bukan waktu yang singkat. Kami diharuskan tetap bekerja karena sudah menjadi tanggungjawab moral kami untuk melayani, terutama pasien COVID-19, tapi di balik itu kan kami juga punya kehidupan," tegas Tioasi.

(mud/mud)