Pemkot Bandung Tegaskan OTG Selesai Isoman Tak Perlu Tes PCR

Wisma Putra - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 10:47 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)

Yana mengajak warga Kota Bandung tetap disiplin protokol kesehatan. Dia menjelaskan tingginya angka kasus positif aktif karena proses testing juga tinggi.

"Masyarakat jangan abai prokes. Kuncinya itu prokes. Tinggi sekali testing kita, sekitar 4.000, double Antigen dan PCR," ucap Yana.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara menyebut ada tiga lab yang digunakan dan bisa mengetes sekitar 900 sampel per harinya berkaitan tes PCR. "BSL2 500, Lab Poltekes sekitar 200 dan BSL RSKIA 200, bisa 900," kata Ahyani.

Dia menuturkan total pengetesan PCR dan rapid Antigen bisa mencapai 4-5 ribu "Rapid Antigen diakui sebagai diagnostik, maka kita strateginya tidak selalu harus PCR, lebih cepat justru rapid Antigen. Total PCR dan Antigen sehari bisa 4 ribu bahkan 5 ribu," ujar Ahyani.


(bbn/bbn)