Antusias Vaksinasi di Kuningan Tinggi, Sayang Stok Vaksin Terbatas

Bima Bagaskara - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 15:36 WIB
Sejumlah masyarakat tengah mengikuti proses vaksinasi di Bar Holywings, Gunawarman, Jakarta Selatan, Jumat (23/7/2021). Sejak 1 Juli, tempat ini menyiapkan tempatnya untuk dijadikan tempat vaksinasi bagi masyarakat.
Foto: Grandyos Zafna
Kuningan -

Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan terus mengebut pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat. Sayangnya upaya tersebut terkendala stok vaksin COVID-19 yang jumlahnya terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Susi Lusianti mengatakan dari target 922.959 orang yang akan mendapat vaksin, saat ini baru 120.881 orang saja yang menerima vaksin dosis pertama.

"Alhamdulillah dibantu jajaran TNI Polri target vaksinasi di Kabupaten Kuningan per tanggal 22 Juli kemarin total sudah 120.881 orang yang divaksin dosis pertama," kata Susi kepada detikcom, Sabtu (24/7/2021).

Menurut Susi jumlah tersebut masih jauh dari target total penerima vaksin yang ditetapkan Pemkab Kuningan. Padahal kata dia antusiasme masyarakat Kuningan untuk mendapat vaksin cukup tinggi.

Namun tingginya antusiasme masyarakat itu terkendala dengan jumlah vaksin yang terbatas. Dinkes Kabupaten Kuningan saat ini hanya bisa menunggu vaksin yang dikirim oleh pemerintah pusat.

"Secara umum antusiasme masyarakat Kuningan cukup baik, kita punya daftar tunggu yang cukup banyak, masyarakat beramai-ramai daftar berkelompok seperti kelompok pegawai BUMN, pesantren dan lainnya," ungkapnya.

"Jadi agak terkendala vaksin yang terbatas sehingga pelaksanaan vaksinasi belum optimal," lanjut Susi.

Masih kata Susi, Dinkes Kabupaten Kuningan pada pekan depan akan mulai mempersiapkan pedagang pasar di daerah pinggiran untuk menjalani vaksinasi. Pihaknya pun akan membuat sentra vaksinasi di pasar agar semua pedagang bisa ikut vaksinasi.

"Minggu depan akan persiapkan vaksinasi untuk pedagang Pasar Cilimus, Pasar Ciawi dengan membuat sentra vaksinasi di pasar, itu dengan bekerjasama dengan TNI Polri untuk mendorong pedagang dan masyarakat. Kalau diperlukan kita datangi langsung ke kiosnya," tutup Susi.

(ern/ern)