Mahasiswanya Disebut Akan Dalangi Aksi Hari Ini, Unpar Angkat Suara

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 13:19 WIB
Unpar
Foto: dok Unpar
Bandung -

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung membantah mahasiswanya terlibat sebagai dalang demo yang akan digelar hari ini. Unpar menyebut ada oknum tak bertanggung jawab mencatut nama mahasiswanya.

Nama mahasiswa yang dicatut namanya itu Tafarel Giovani Montero. Mahasiswa yang menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unpar itu dicatut di media sosial (medsos) dengan narasi ajakan demo ricuh.

Berdasarkan penelusuran detikcom pada Sabtu (24/7/2021), nama dan foto Giovani terpampang pada sebuah poster digital. Dalam poster itu, terlihat foto Giovani memakai jas almamater dengan nama beserta nomor teleponnya.

"Otak aksi rusuh 24 Juli," tulisan dalam poster tersebut.

Unpar angkat bicara soal temuan di medsos itu. Pihak Unpar membantah mahasiswanya tersebut terlibat aksi demo bahkan sebagai dalang.

"Sehubungan dengan beredarnya berita di sosial media berisi ajakan untuk melakukan demo dan atau aksi bikin rusuh pada Sabtu 24 Juli 2021 dan poster digital melibatkan dan memojokkan salah seorang mahasiswa Unpar, maka menurut pengakuan yang bersangkutan bahwa berita sosial media tersebut tidak benar," ucap Kepala Kehumasan dan Protokoler Unpar Magenta Paramita berdasarkan keterangan resminya.

Magenta menyatakan pihak kampus sudah memanggil dan mengkarifikasi langsung hal tersebut kepada mahasiswanya. Berdasarkan hasil klarifikasi, Tafarel mengaku tidak terlibat hal tersebut.

"Pemberitaan sosial media tersebut ditengarai merupakan pencatutan ama atau identitas saudara Tafarel yang dilakukan oleh pihak secara tidak bertanggungjawab dan belum dapat diketahui maksud dan tujuannya," tutur Magenta.

"Unpar telah memanggul dan meminta penjelasan dari yang bersangkutan. Yang bersangkutan menyatakan tidak berkaitan, tidak berencana ataupun tidak mendalangi aksi demonstrasi pada tanggal 24 Juli 2021," kata Magenta
menambahkan.

Tafarel sendiri sudah melaporkan hal tersebut ke Polda Jabar sekaligus meminta perlindungan bilamana dibutuhkan.. Magenta
menegaskan Unpar sendiri menolak keras tindakan aksi demo berujung ricuh.

"Unpar sebagai lembaga pendidikan tinggi tidak terkait dan tidak mendukung tindakan yang mengandung unsur kekerasan, demonstrasi dan ujaran kebencian serta melarang setiap warga Unpar terlibat dalam kegiatan semacam itu, termasuk kegiatan yang diberitakan direncanakan berlangsung pada tanggal 24 Juli 2021. Bersamaan dengan itu, mahasiswa Unpad diimbau untuk tidak terlibat dan mengambil bagian dalam kegiatan demo atau aksi rusuh yang direncanakan pada 24 Juli 2021," katanya.

Lihat juga Video: Polisi Bubarkan Pedemo Tolak PPKM Darurat di Bandung!

[Gambas:Video 20detik]



(dir/ern)