Gas Yuk! Vaksinasi COVID-19 Bersama Itenas dan Kodam III Siliwangi

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 17:29 WIB
The organs of the central nervous system (brain and spinal cord) are covered by 3 connective tissue layers collectively called the meninges.
Foto: Ilustrasi (thinkstock).
Bandung -

Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung bersama Kodam III Siliwangi membuka vaksinasi massal pada 23 hingga 31 Juli 2021. Program ini akan dilaksanakan di lingkungan kampus Itenas yang berlokasi di Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung.

Warga Bandung yang mau divaksinasi, bisa mengakses tautan vaksincovid19.itenas.ac.id. Pendaftaran akan ditutup bila kuota sudah terpenuhi.

Rektor Itenas Meilinda Nurbanasari mengatakan animo masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi sangat tinggi. Hal itu mendorong Itenas untuk kembali memfasilitasi vaksinasi massal yang keempat dengan menggandeng Kodam melalui Kesdam III Siliwangi.

"Itenas sudah tiga kali melaksanakan vaksinasi, kemarin kita bekerjasama dengan Dinkes Kota Bandung. Antusias masyarakat yang ingin divaksin sangat besar, terutama yang dari luar Bandung. Kemudian saya menghubungi Bapak Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, responsnya sangat baik dan sejalan dengan program pemerintah agar herd immunity bisa tercapai," ujar Meilinda saat dihubungi detikcom, Kamis (22/7/2021).

Meilinda mengatakan, vaksinasi massal ini ditujukan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berusia di atas 12 tahun. Bagi pelajar diwajibkan membawa fotokopi Kartu Keluarga pada saat vaksin.

Menurutnya antusias warga sangat besar untuk mengikuti vaksinasi, terlihat dari jumlah warga yang mendaftar secara online.

"Ditargetkan 30 ribu peserta dengan target usia mulai dari 12 tahun ke atas, dan tidak melihat KTP. Syaratnya WNI dan memiliki NIK, jadi kalau kita jumlah pendaftar saat ini, belum 24 jam sisa kuota tinggal 800 orang. Artinya antusias masyarakat sangat besar untuk divaksin," katanya.

Vaksinasi akan dimulai pada pukul 07.30-16.30 WIB. Agar peserta tak berkerumun, proses vaksinasi akan dibagi ke dalam beberapa sesi. Rencananya tiap satu jam akan ada 350 orang yang divaksin, sehingga akan ada 3.150 orang yang tervaksinasi dalam satu hari kegiatan.

"Kita semua berharap pandemi ini bisa segera teratasi, dan ini harus didukung oleh oleh semua pihak. Jangan sampai ada yang tidak mau divaksin, karena salah satu cara untuk menghadapi pandemi ini harus mau divaksin," ujar Meilinda.

(yum/mso)