Setengah Badannya Terbakar, Tukang Cilok di Pandeglang Butuh Bantuan

Rifat Alhamidi - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 17:10 WIB
Tukang cilok di Pandeglang terbakar
Foto: Istimewa
Pandeglang -

Nasib pilu dialami Samani (48). Warga Kampung Lembur Gede, Desa Katumbiri, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten ini mengalami luka bakar yang hampir menjalar di tubuh sebelah kirinya setelah terlibat kecelakaan pekan lalu.

Kisah pilunya bermula saat Samani yang sehari-hari berjualan cilok di sekitaran Pantai Carita mengalami kecelakaan pada Senin (12/7/2021). Nahasnya, kompor yang dia bawa di atas motornya juga ikut terbakar lalu menyambar Samani yang saat itu tergeletak di jalan.

"Si bapak ini kan tiap harinya jualan di Carita, itu pas kecelakaan diobatin di rumah aja belum sempat dibawa ke puskesmas atau ke rumah sakit," kata tetangga Samani, Ijah Khadijah saat berbincang dengan detikcom di Pandeglang, Banten, Kamis (22/7/2021).

Selama menjalani masa penyembuhan di rumah, kondisi Samani ternyata tak kunjung membaik. Tiga hari berselang, pihak puskesmas lalu datang dan memberikan obat luka bakar agar kondisi bapak tiga anak ini bisa berangsur pulih.

"Hari ketiga itu udah ada yang nanganin dari mantri puskesmas, si bapaknya disuntik sama dikasih obat," ucap Ijah.

Meski sempat mendapat penanganan dari puskesmas, kondisi Samani belum juga berangsung membaik. Ijah beserta beberapa rekannya lalu berinsiatif membantu supaya bisa meringankan beban biaya keluarga Samani.

Pasalnya, keluarga setiap hari hanya bisa mengandalkan semua kebutuhan rumah kepada Samani yang berjualan cilok di Carita. Istrinya hanya seorang ibu rumah tangga dan tengah memiliki dua anak yang masih berusia belia.

"Karena keluarganya juga warga kurang mampu, buat jajan aja pas-pasan. Kalau misalkan ada juga mungkin dari kemarin-kemarin udah dibawa ke rumah sakit," tuturnya.

"Tadi pagi pas kita lihat itu kondisinya juga lemas, sampe harus diinfus. Alhamdulillah pihak puskesmas langsung respons, soalnya yang dikhawatirkan itu luka bakarnya makin parah. Udah kayak busuk gitu di bagian kaki kirinya, terus ngeluarin bau," tambahnya.

Upaya Ijah beserta beberapa rekannya membuahkan hasil. Pihak puskesmas dibantu desa setempat merespons kondisi Samani dan segera membawa bapak tiga anak itu untuk mendapat perawatan medis.

"Tadi sudah dibawa sama ambulance desa. Mudah-mudahan si bapaknya bisa dibawa ke rumah sakit yah, biar cepet pulih lagi biar bisa kerja buat keluarganya," pungkasnya.

(ern/ern)