14 Pasien Meninggal di RS Purwakarta Gegara Oksigen Habis, RK: Kita Perbaiki

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 20:01 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

14 pasien meninggal dunia di RS Holistik Purwakarta dalam satu bulan terakhir. Belasan pasien itu meninggal karena minimnya stok oksigen sebagai imbas melonjaknya kasus COVID-19.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan manajemen dan distribusi oksigen ke rumah sakit akan terus dibenahi. Ia menegaskan, jangan sampai ada pasien yang meninggal karena stok oksigen habis.

"Manajemen dengan rumah sakit tentunya kita perbaiki. Setiap kabupaten dan kota diberikan hotline ke posko oksigen. Sehingga kalau ada kekurangan-kekurangan itu segera hubungi ke sana saja," ujar Kang Emil -sapaan Ridwan Kamil- dalam konferensi pers daring, Rabu (21/7/2021).

Menurut Kang Emil, krisis oksigen seharusnya sudah dilewati seiring dengan didirikannya gudang oksigen di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Walau begitu, beberapa rumah sakit ditemukan masih terkendala dengan ketersediaan oksigen ini.

"Karena kondisi krisis oksigen sudah lewat, kepanikannya tidak merata tapi satu dua," ucapnya.

Kang Emil menyatakan pada masa kedaruratan ini pihaknya pernah mendapatkan pengajuan oksigen dari provinsi lain. "Sempat dalam kedaruratan juga, saya dihubungi bupati dari provinsi lain, tapi karena alasan kemanusiaan kita bantu," ucapnya.

Sebelumnya, Direktur RSU Holistik dr Fanani Fathihah mengungkapkan dalam satu bulan terakhir ini terjadi tiga kali kelangkaan oksigen karena tidak adanya pasokan dari tingkat distributor.

"Dampak dari kehabisan oksigen kemarin ada tiga orang yang tidak tertolong (meninggal dunia) sebelumnya maaf saya lupa tanggalnya, yang pertama enam orang yang kedua lima orang akibat kehabisan oksigen," ujar Fanani Fathihah ditemui di ruangannya, Rabu (21/07/2021).

Fanani mengatakan, di rumah sakit ini membutuhkan 150-200 tabung oksigen per harinya. Stok itu untuk memenuhi kebutuhan sekitar 50 pasien COVID-19 yang dirawat inap di rumah sakit ini.

"Karena stok habis, ada pasien yang membawa oksigen sendiri dari rumah, ada juga pasien yang pinjam tabung kita mereka isi sendiri di luar, cari sendiri isinya," ujarnya.

Simak video 'RI Dapat Bantuan Ratusan Tabung Oksigen dari Arab-Singapura':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)