Ternyata Sudah 14 Pasien RS Holistik Purwakarta Meninggal Gegara Oksigen Habis

Dian Firmansyah - detikNews
Rabu, 21 Jul 2021 15:41 WIB
RS Holistik Purwakarta kehabisan oksigen, 14 pasien meninggal
Foto: Dian Firmansyah
Purwakarta -

Stok oksigen habis hingga menyebabkan tiga pasien meninggal pada Selasa (20/7/2021) kemarin, ternyata bukan kali ini saja terjadi di RS Holistik Purwakarta. Dua kali kondisi yang sama pernah terjadi dalam satu bulan terakhir. Sebanyak 11 pasien meninggal dunia karena oksigen habis.

Hal ini disampaikan oleh direktur RSU Holistik dr Fanani Fathihah. Ia mengaku dalam satu bulan terakhir ini terjadi tiga kali kelangkaan oksigen karena tidaknya pasokan dari tingkat distributor.

"Dampak dari kehabisan oksigen kemarin ada tiga orang yang tidak tertolong (meninggal dunia) sebelumnya maaf saya lupa tanggalnya, yang pertama enam orang yang kedua lima orang akibat kehabisan oksigen," ujar dr Fanani Fathihah ditemui di ruangannya, Rabu (21/07/2021).

Fanani mengatakan, di rumah sakit ini membutuhkan 150-200 tabung oksigen per harinya, stok itu untuk memenuhi kebutuhan sekitar 50 pasien COVID-19 yang dirawat inap di ruang sakit ini.

"Karena stok habis, ada pasien yang membawa oksigen sendiri dari rumah, ada juga pasien yang pinjam tabung kita mereka isi sendiri di luar, cari sendiri isinya," katanya.

Masih kata Fanani, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan oksigen untuk pasien. Namun karena banyaknya permintaan dari berbagai daerah dan rumah sakit sehingga pasokan sangat terbatas dan langka.

"Setelah saya laporkan kesulitan, Alhamdulillah ada bantuan tabung pinjam pakai dari dinas, Kemudian semalem ada kiriman 25 tabung dari Subang, tapi sampai pagi tadi sudah habis lagi hari ini, saya ikut filling station eceran, kita isi 20 ya, hari ini kita ikutkan 20 tabung dari provinsi Jabar yang isi di Krakatau steel, Cilegon," ungkap direktur itu.

Pihak rumah sakit sempat melayangkan surat permohonan maaf kepada pasien dan keluarga pasien karena habisnya stok, ia juga sudah melakukan sosialisasi atas kondisi semua rumah sakit yang penuh dan terkait stok oksigen yang sama kosong.

"Harapan saya kepada pemerintah tolong perlancar distribusi oksigen, karena oksigen enggak ada gantinya. Oksigen sangat di butuhkan oleh pasien COVID-19," keluhnya.

(ern/ern)