Aksi YouTuber Cirebon Blusukan Bagi-bagi Uang ke Warga Saat PPKM Darurat

Sudirman Wamad - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 17:20 WIB
YouTuber Ustaz Ujang Busthomi bagikan uang ke pengendara motor.
Foto: YouTuber Ustaz Ujang Busthomi bagikan uang ke pengendara motor (Sudirman Wawad/detikcom).
Cirebon -

YouTuber asal Kabupaten Cirebon Ustaz Ujang Busthomi blusukan bagi-bagi uang ke masyarakat dan petugas. Ujang Busthomi membantu masyarakat yang terdampak pandemi saat PPKM darurat.

Pantauan detikcom, YouTuber yang akrab disapa Kang Ujang Busthomi atau KUB itu berkeliling di beberapa titik, seperti di Terminal Harjamukti Kota Cirebon, Jalan Jendral Sudirman, Bunderan Kedawung Cirebon dan lainnya. KUB membagikan uang tunai pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu kepada masyarakat yang ditemuinya.

Aksi bagi-bagi uang itu menarik perhatian masyarakat. Bagi-bagi uang itu tak berlangsung lama dalam setiap lokasi yang dikunjungi KUB. Hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan. Tak hanya ke masyarakat, KUB juga membagikan uang kepada petugas gabungan yang berjaga di pos penyekatan.

KUB mengatakan uang yang dibagikan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 berasal dari penghasilan kanal YouTube miliknya. Kanal YouTube KUB itu memiliki 5,81 juta pengikut. Lebih dari 500 video telah ditayangkan di kanal miliknya.

"Mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat. Dan, pandemi segera berakhri. Iya ini murni dari penghasilan YouTube saya," kata KUB usai bagi-bagi uang di Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (15/7/2021).

KUB mengaku telah mengeluarkan sekitar Rp 100 juta pada hari ini untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi. "Hari ini di kota. Nanti ke Kabupaten Cirebon. Target sekitar Rp 400 juta sampai Rp 500 juta," kata KUB.

KUB tak hanya dikenal sebagai YouTuber, ustaz asal Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon itu juga memiliki Padepokan Anti Galau. Padepokan atau pesantren ini menerima santri.

Saat musim pemilu, Padepokan Anti Galau kerap dikunjungi caleg gagal. KUB menerima pelayanan terapi bagi caleg yang gagal saat maju pileg.

(mso/mso)