Jabar Hari Ini: 20 Daerah Zona Merah-Kasus Viral 'Vaksin Bodong' Diusut Polisi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 20:23 WIB
Update Corona Hari Ini: Pecah Rekor Lagi-Persiapan Skenario Terburuk
Foto: Ilustrasi (Getty Images/loops7).

20 Daerah di Jabar Zona Merah

20 daerah di Jawa Barat (Jabar) masuk ke dalam zona merah, atau dengan risiko tinggi penyebaran COVID-19. Dengan demikian, daftar zona merah bertambah lima dibandingkan dengan pekan lalu yang berjumlah 15 kabupaten/kota.

Berdasarkan data yang ditampilkan Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) per 13 Juli 2021, menunjukkan zona merah di Jabar makin meluas di sejumlah wilayah aglomerasi.

Di kawasan Bodebek, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi masuk ke dalam zona merah. Hanya Kabupaten Bogor yang masuk ke dalam zona oranye atau daerah dengan risiko penularan COVID-19 sedang.

Sementara itu kawasan Ciayumajakuning diselimuti zona merah, mulai dari Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, hingga Kabupaten Kuningan.

Di Bandung Raya, hanya Kabupaten Sumedang yang masuk ke dalam zona oranye. Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi masuk ke dalam zona merah.

Virus Corona juga merangsek ke wilayah Priangan Timur, mulai dari Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar masuk ke dalam zona merah. Hanya Kabupaten Pangandaran yang masuk ke dalam zona oranye.

Sedangkan di Priangan Barat, hanya Kota Sukabumi yang masuk ke dalam zona merah, sebab Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur masuk ke dalam zona oranye.

Begitu pun dengan kawasan Purwasuka, hanya Kabupaten Karawang yang masuk ke dalam zona merah, sedangkan sisanya Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang masuk ke dalam zona merah.

Pada 7 Juli 2021, terdapat 15 kabupaten/kota di Jabar yang masuk ke dalam zona merah. Artinya, zona merah di Jabar bertambah sebanyak lima daerah.

Per hari ini (14/7/2021) tambahan kasus COVID-19 di Jabar bertambah 10.444 kasus, penambahan ini membuat akumulasi kasus COVID-19 di Jabar menjadi 477.585 kasus. Penambahan ini merupakan yang terbanyak sepanjang pandemi merebak.

101.742 orang masih dirawat, 368.941 orang telah selesai menjalani isolasi atau perawatan, dan 6.902 warga meninggal dunia usai terinfeksi virus Corona.