Wali Kota Serang Imbau Warga Salat Idul Adha di Rumah

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 11:47 WIB
Wali Kota Serang Syafrudin akan setop PSBB
Foto: Bahtiar Rifa'i
Serang -

Wali Kota Serang Syafrudin mengimbau warga untuk melaksanakan sałat Idul Adha di rumah masing-masing. Saat ini kasus COVID-19 selama PPKM Darurat di Serang masih tinggi.

"Salat berjamaah termasuk Idul Adha karena dilakukan secara berjamaah, makanya dilaksanakan di rumah masing-masing," kata Wali Kota Serang Syafrudin, Rabu (14/7/2021).

Instruksi Mendagri Nomor 19 tahun 2021 merevisi soal aturan tempat ibadah. Bahwa masjid, musala, gereja, pura, vihara, klenteng memang tetap dibuka. Hanya, kegiatan mengadakan peribadatan yang sifatnya berjamaah. Ibadah bisa dilakukan di rumah.

"Ada perubahan Instruksi Mendagri isinya penutupan masjid ini diubah dengan tidak membolehkan salat berjamaah, tapi masjid boleh dibuka. Kalau salat sendiri-sendiri boleh," lanjutnya.

Kedua, soal adanya ibadah kurban saat Idul Adha. Sebisa mungkin tidak ada kerumunan terjadi saat penyembelihan kurban. Pemotongan bisa dilakukan di rumah masing-masing dan didistribusikan dagingnya ke masyarakat yang membutuhkan.

Lalu, apakah bisa seseorang yang berkurban ke lokasi tempat penyembelihan misalkan di masjid dan lapangan. Menurut wali kota itu bisa saja asalkan tidak ada potensi penyebaran virus dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Intinya tidak berkerumun, pemilik boleh melihat penyembelihan, kan ada ijab qobul," pungkasnya.

Ibu kota Banten ini masuk pada daerah kategori level 4 PPKM Darurat. Tapi, selama sepekan lebih penerapan aturan ini mobilitas masyarakat belum ditekan maksimal. Dari target penurunan aktivitas 30 persen, baru setengahnya yang tercapai.

"indeks mobilitas memang di angka 15 persen. Tentunya ada penjelasan di perkotaan (mobilitas) menurun tapi di perkampungan di komplek di pelosok meningkat, secara totalitas hanya 15 persen," kata Jubir Satgas Hari Pamungkas.

(bri/ern)