Insentif Tenaga Kesehatan di Bandung Barat Belum Cair 7 Bulan

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 12 Jul 2021 14:18 WIB
young Asian doctor, dressed in anti-virus clothing, sits on the floor tired and uses a smartphone to make a video call to his family. corona virus concept.
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/12521104)
Bandung Barat -

Tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengeluhkan belum cairnya insentif penanganan COVID-19 sejak tujuh bulan terakhir, tepatnya Januari hingga Juli 2021.

"Sudah hampir tujuh bulan ini insentif kami, nakes di Bandung Barat belum dicairkan," ungkap salah seorang nakes di RSUD milik Pemda KBB, yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom, Senin (12/7/2021).

Dirinya mengaku sudah sempat mencoba menanyakan perihal keterlambatan pencairan tersebut ke manajemen rumah sakit tempatnya bekerja. Namun rumah sakit pun tak bisa memberikan jawaban yang bisa memuaskan ia dan nakes lainnya.

"Dari pihak rumah sakit sudah mencoba menanyakan ke Pemda KBB, tapi yang memang belum ada kepastian soal kapan bisa cairnya. Kita juga bahkan sudah sering komentar di Instagram Pak Plt Bupati (Hengky Kurniawan)," tuturnya.

Mandeknya pencairan insentif untuk nakes di Bandung Barat sendiri bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya hal serupa dialami para nakes meskipun akhirnya mereka menerima insentif tersebut.

"Sudah pernah, tahun sebelumnya juga terlambat (pencairan insentif). Terakhir itu kan Desember 2020 sampai Maret 2021, nah yang dibayarkan itu baru yang Desember saja," katanya.

Tak cuma mengeluhkan soal keterlambatan pencairan nakes, mereka juga mengkritisi sarana dan prasarana bagi nakes di Bandung Barat yang langsung bersentuhan dengan pasien terpapar COVID-19.

"Sebetulnya bukan cuma insentif yang bermasalah, tapi mengenai sarana prasarana, pelayanannya, mengenai intervensi atau kebijakan manajemen di Bandung Barat mengenai klaim COVID-19 yang kemana perginya, itu juga jadi masalah buat kami para nakes," terangnya.

Kendati dihantam banyak permasalahan, namun ia dan nakes lainnya di Bandung Barat tetap bekerja secara profesional menangani pasien COVID-19 yang silih berganti setiap harinya.

"Kami sama dengan yang lainnya, sama-sama lelah, capek, dan ingin urusan COVID-19 ini segera selesai. Tapi kami tetap bekerja secara profesional, saling mengingatkan dengan rekan nakes lainnya untuk berjuang selama pandemi ini ada," tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan KBB Eisenhower Sitanggang belum memberikan jawaban apapun saat dikonfirmasi perihal keterlambatan pencairan insentif nakes tersebut.

(mud/mud)