Duh, Peresmian Kampung Tangguh di Pandeglang Timbulkan Kerumunan

Rifat Alhamidi - detikNews
Kamis, 08 Jul 2021 17:13 WIB
Peresmian kampung tangguh nusantara di Pandeglang menimbulkan kerumunan
Peresmian kampung tangguh nusantara di Pandeglang menimbulkan kerumunan (Foto: Rifat Alhamidi)
Pandeglang -

Pemkab Pandeglang meresmikan kampung tangguh nusantara di Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Banten, Kamis (8/7/2021). Agenda yang seharusnya bisa menjadi pelopor sebuah kampung untuk penanganan COVID-19 itu ternyata malah menimbulkan kerumunan di lingkungan masyarakat.

Kerumunan massa ini berawal saat jajaran forum komunikasi daerah (Forkopimda) Pandeglang datang ke kampung tersebut sekira pukul 11.50 WIB. Seketika, acara seremoni penyambutan tamu melalui tarian tradisional langsung menyedot perhatian warga setempat hingga kerumunan pun tak terhindarkan.

Tarian tradisional diketahui telah disiapkan panitia untuk menyambut kedatangan Bupati Pandeglang Irna Narulita, Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi dan Dandim 0601 Pandeglang Letkol Kav. Dedi Setiadi. Timbulnya kerumunan massa ini berbanding terbalik dengan penerapan PPKM Mikro yang digalakan Pemkab Pandeglang untuk membatasi kegiatan masyarakat.

Meski telah menimbulkan kerumunan, namun Bupati Pandeglang Irna Narulita memastikan kegiatan itu sudah dilakukan dengan prokes yang ketat. Ia bahkan menyebut kondisi di sana masih aman-aman saja untuk mengadakan kegiatan walaupun saat ini masih dalam kondisi pandemi COVID-19.

"Setelah melakukan beberapa kali testing, ternyata masih aman-aman saja. Tapi memang jangan sampai terlalu euforia. Tadi kegembiraan masyarakat di sini ditunjukan sudah diingatkan terus untuk prokesnya dijaga, jaraknya dijaga sama maskernya diperketat," katanya.

Irna mengaku, kerumunan yang tak terhindarkan ini bagian dari antusias masyarakat yang nantinya bisa menjadi pelopor garda terdepan dalam penanganan Corona. Ia pun berharap kampung tangguh ini bisa menginspirasi kampung di desa lainnya selama pandemi COVID-19.

"Ini tanda syukur mereka kali ini kita datang supaya mereka bisa memberikan inspirasi kepada yang lain," tandasnya.

Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi juga memastikan telah mengedukasi masyarakat sebelum acara ini dimulai. Salah satunya tentang imbauan mematuhi prokes secara ketat dan tetap disiplin melaksanakan 6M.

"Sudah diedukasi tadi, intinya supaya tidak berkerumun. Ada petugas juga yang mobile memberikan imbauan ke masyarakat supaya terus disiplin prokes, karena kalau tidak prokes, ini dapat menimbulkan kerawanan di situasi yang saat ini," pungkasnya.

Berdasarkan pantauan, kerumunan masyarakat baru bisa membubarkan diri setelah pukul 13.00 WIB. Para jajaran Forkopimda Pandeglang pun langsung meninggalkan tempat acara setelah meresmikan kampung tangguh nusantara tersebut.

(mud/mud)