ADVERTISEMENT

Puluhan Nakes Positif Corona, Poliklinik Spesialis RSUD Cianjur Ditutup

Ismet Selamet - detikNews
Kamis, 08 Jul 2021 15:17 WIB
RSUD Sayang Cianjur
RSUD Sayang Cianjur (Foto: Ismet Selamet)
Jakarta -

Puluhan tenaga kesehatan (Nakes) di RSUD Sayang Cianjur terkonfirmasi COVID-19 dan kelelahan. Akibatnya layanan poliklinik spesialis ditutup sementara, sebab para Nakes di layanan tersebut diperbantukan untuk penanganan pasien COVID-19.

Wakil Direktur RSUD Sayang Cianjur Neneng Efa Fatimah, mengatakan ada 30 Nakes layanan COVID-19 RSUD yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri dan istirahat akibat kelelahan.

"Sebagian terkonfirmasi positif COVID-19, sebagian lagi diistirahatkan karena terlalu kelelahan dengan pasien baru yang setiap hari masuk," kata dia, Kamis (8/7/2021).

Menurut Efa, Nakes yang terpapar kemungkinan baru bisa kembali bekerja setelah 14 hari isolasi. Sedangkan yang diistirahatkan bisa kembali bertugas beberapa hari ke depan.

"Kalau yang istirahat dipaksakan, khawatir banyak yang kondisinya memburuk, sedangkan layanan harus terus berjalan," kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Efa, pihaknya pohak RSUD mengalihkan sejumlah Nakes untuk diperbantukan di layanan khusus COVID-19. Saat ini tercatat baru ada 17 orang Nakes yang dialihtugaskan.

"Rencananya kita tambah lagi sesuai dengan jumlah Nakes yang terpapar dan diistirahatkan, sekitar 30 orang," ucap dia.

Menurutnya Nakes yang diperbantukan berasal dari layanan poliklinik spesialis rawat jalan. Akibatnya layanan tersebut ditutup sementara, mulai dari 7 Juli hingga 20 Juli 2021.

"Yang ditutup hanya layanan poliklinik spesialis, untuk poliklinik umum dan perawatan luka masih dibuka. Jadi yang biasanya ke poli spesialis, bisa tetap dilayani di dua layanan tersebut," pungkasnya.

(mud/mud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT