Ingatkan Prokes Warganya, Camat Karawang Pajang Peti Mati

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Rabu, 07 Jul 2021 17:32 WIB
Camat di Karawang pajang peti mati di kantornya untuk ingatkan prokes
Camat di Karawang pajang peti mati di kantornya untuk ingatkan prokes (Foto: Yuda Febrian)
Karawang -

'Mau patuhi prokes? atau gunakan peti mati'. Kalimat tersebut tertulis di peti mati yang dipajang di Kantor Camat Lemahabang, Kabupaten Karawang.

Saat detikcom memantau ke lokasi, pemajangan peti mati tersebut, diakui Camat Lemahabang sebagai upaya mengingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Saya sengaja pajang petinya di pas pintu masuk kantor camat, biar warga sadar pentingnya menerapkan protokol kesehatan," kata H Arta, Camat Lemahabang, saat diwawancarai di kantornya, Rabu (7/7/2021).

Selain itu, pemajangan peti sudah berlangsung sepekan sebelum pemberlakuan PPKM Darurat."Seminggu sebelum PPKM Darurat saya sudah pajang petinya," ungkapnya.

Peti tersebut juga dikatakannya, bukan peti palsu, melainkan peti asli yang memang disiapkan, untuk pemulasaraan warga yang meninggal dunia karena positif covid-19.

"Ini bukan peti bohongan, benar-benar asli, dan memang dipersiapkan juga apabila ada warga yang meninggal dunia karena covid-19," terangnya.

Lanjutnya, dari pemajangan peti itu, banyak warga diakuinya, kaget, juga terkejut. Bahkan katanya, mulai menyadari pentingnya patuh prokes.

"Banyak yang kaget, terkejut, warga yang datang ke kantor, tapi Alhamdulillah dari upaya ini, beberapa warga yang biasanya datang kadang tidak benar pakai maskernya, sekarang sudah mulai patuh prokes," akuinya.

Sementara itu, dari data di kecamatannya, di 11 desa, sejak Januari hingga bulan ini, ada 423 warganya positif COVID-19.

"Kalau data totalnya itu 423 sepanjang bulan Januari sampai saat ini, dan yang meninggal kurang lebih 30 orang, termasuk 15 orang di bulan ini," ungkapnya.

Oleh karena itu, ia juga telah mengimbau kepada para kepala desa, untuk mengetatkan aturan PPKM Darurat, dengan sosialisasi, dan juga razia prokes.

"Saya sudah mengimbau ke kades-kades agar lebih ketat lagi untuk aturan PPKM daruratnya, juga sering diadakan razia prokes, agar kasus covid-19 menurun, dan tentunya berharap tidak ada lagi," tandasnya.

(mud/mud)