Ironi Kampung Banyak Anak di Cianjur, Mayoritas Sekolah hingga SD-SMP

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 29 Jun 2021 17:45 WIB
Potret warga kampung di Cianjur
Foto: Potret puluhan anak di Kampung Sasaungan (Ismet Selamet/detikcom).
Cianjur -

Warga di Kampung Sasaungan Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur memiliki banyak anak. Bahkan setiap keluarga memiliki 6-14 anak. Namun akibatnya anak-anak tersebut kebanyakan hanya mengenyam pendidikan hingga jenjang SD dan SMP.

Iyus, Ketua RT 02 Kampung Sasaungan mengatakan ratusan anak di Kampung tersebut memang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Bahkan hanya beberapa yang bisa bersekolah hingga jenjang SMA.

"Kebanyakan hanya SD dan SMP, yang SMA hanya beberapa. Apalagi yang kuliah, bisa dihitung jari," kata dia, Selasa (29/6/2021).

Menurutnya, banyak warga yang tidak mampu menyekolahkan anaknya lantaran terbentur biaya. Apalagi untuk SMA dan SMK tidak ditanggung oleh pemerintah.

"Untuk SD dan SMP juga biaya lain-lainnya kan besar. Mulai dari alat tulis, seragam, hingga kebutuhan lainnya. Apalagi SMA/SMK kan biayanya full. Makanya kebanyakan hanya sekolah sampai SD dan SMP," kata dia.

Kepala Desa Nanggalamekar Hilman mengatakan selain terkendala biaya, banyak dari masyarakat yang memilih mengutamakan pendidikan agama.

"Jadi banyak yang utamakan pendidikan agama. Memesantrenkan anaknya daripada ke pendidikan formal," ucap dia.

Menurutnya Pemdes akan bekerjasama dengan SMK yang berada di wilayah Nanggalamekar untuk memfasilitasi warga di Kampung Sasaungan.

"Kita komunikasikan, terutama soal pembiayaan supaya anak-anak di Kampung Sasaungan bisa mengenyam pendidikan tinggi, minimal hingga SMA/SMK sederajat," ujarnya.

(mso/mso)