Corona Ngegas, 12 Pasien Masuk Daftar Tunggu Ruang Isolasi di RS Tasik

Deden Rahadian - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 10:37 WIB
Ilustrasi Tenaga Kesehatan
Foto: Ilustrasi (Fuad Hashim/detikcom).
Tasikmalaya -

Kasus COVID-19 di Kabuaten Tasikmalaya terus mengalami lonjakan. RSUD SMC cukup kewalahan menangani pasien Corona yang datang tiap harinya.

Untuk diketahui, RSUD SMC merupakan satu-satunya rumah sakit rujukan COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya. Rumah sakit tersebut hanya mampu menampung sebanyak 52 pasien positif Corona.

"Iah kita ada total 42 plus sepuluh ruang isolasi. Sementara pasien banyak yang datang rata-rata 20 per hari di bulan Juni ini," kata Dirut RSUD SMC Iman Firmansyah Iman Firmansyah, Jumat (25/6/2021).

Minimnya tempat perawatan membuat pasien COVID-19 harus menunggu antrean untuk masuk ruang isolasi. Para pasien terpaksa harus menempati ruang IGD atau ruang transit khusus COVID-19. Saat ini pihak rumah sakit berencana menambah 30 ruang isolasi tambahan pada Senin (28/6).

"Di kami ada 12 orang waiting list masuk ruang isolasi. Mereka menempati ruang transit COVID-19 (untuk sementara)," ucap Iman.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto melarang pasien yang gejala ringan datangi puskesmas atau rumah sakit. Masyarakat diminta berdiam diri di rumah untuk isolasi mandiri.

"Jadi pemahaman masyarakat harus ditekankan lagi bahwa yang gejala hanya ringan enggak perlu ke puskesmas atau datang rumah sakit. Enggak ada obatnya kok. Di rumah saja terapkan pola hidup sehat dan prokes," kata Ade.

Antisipasi kasus konfirmasi semakin melonjak, Pemkab Tasikmalaya akan menambah tempat tidur atau BOR di puskesmas dan rumah sakit milik pemda.

"Kita tetap berupaya tambah BOR yah antisipasi kenaikan kasus," ucapnya.

Berdasarkan data Sigesit 119, Jumat (25/6) pagi, jumlah konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya menembus angka 3.875. 199 kasus aktif dengan pasien wafat mencapai 136.

Simak video 'Grafik Lonjakan Covid-19 di RI dalam 2 Pekan Terakhir':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)