62 RT di Pangandaran Zona Merah COVID-19

Faizal Amiruddin - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 12:15 WIB
Sultan Ingin Jogja Lockdown, Ini Kondisi Kasus Corona di Jogja
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Pangandaran -

Sebanyak 62 wilayah rukun tetangga (RT) di Kabupaten Pangandaran dinyatakan sebagai zona merah. Hal itu seiring dengan peningkatan kasus COVID-19 di Pangandaran.

"Dari total 3.180 RT yang ada di Pangandaran, 62 di antaranya masuk dalam status zona merah. Tapi kalau Pangandaran secara keseluruhan berada pada posisi zona orange," kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Kamis (24/6/2021).

Jeje mengatakan koordinasi dan penanggulangan Corona kini dilakukan hingga ke tingkat RT. Itu tiada lain agar penanganan lebih efektif karena dilakukan di skala mikro.

"Peta zona hingga ke tingkat RT karena mempengaruhi cara penanganan dan pencegahan," tambahnya.

Dijelaskan Jeje, untuk 62 RT yang masuk zona merah tidak boleh mengadakan kegiatan apapun. "Kami sudah merekap 13 point yang tidak boleh dilakukan di lingkungan RT yang masuk zona merah. Tak boleh hajatan, kumpul-kumpul dan sebagainya," kata Jeje.

Rekap kasus Corona di Pangandaran sampai Kamis siang tercatat sebanyak 191 orang, 49 di antaranya menjalani perawatan di RSUD Pangandaran dan 142 lainnya menjalani isolasi mandiri.

Sementara itu ketersediaan tempat perawatan di RSUD Pangandaran tersisa 31 tempat tidur. "Kita punya 80 tempat tidur kan, jadi BOR masih relatif aman, tersisa 31," kata Jeje.

Untuk mengantisipasi kondisi kekurangan tempat perawatan, Jeje mengaku sudah menyiapkan skenario penambahan 40 bed di Puskesmas-Puskesmas.

"Kalau angka terus naik, bed di RSU penuh, kita fungsikan 40 bed yang ada di Puskesmas-Puskesmas DTP untuk dijadikan tempat perawatan pasien Corona. Jadi nanti dipilah, yang gejalanya parah sekali dirawat di RSU untuk yang tidak terlalu parah di Puskesmas. Kan yang punya ventilator hanya RSU," kata Jeje.

(mso/mso)