Seorang Pengungsi Positif Corona di Cianjur Meninggal

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 11:23 WIB
Cianjur -

Seorang pengungsi korban bencana longsor dan pergerakan tanah di Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur yang terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia.

Camat Cibeber Ali Akbar menjelaskan pasca bencana longsor, pengungsi berinisial D tersebut sempat tiga hari berada di pos pengungsian. Namun pengungsi itu kemudian dirawat di RSUD Sayang Cianjur lantaran mengalami penyakit.

"Memang memiliki riwayat penyakit, dan kambuh saat mengungsi," ujar Ali, Selasa (22/6/2021).

Namun lanjut Ali, setelah dilakukan test, diketahui jika D terkonfirmasi positif COVID-19. Akibat kondisinya yang terus menurun, pengungsi tersebut meninggal dunia pada Senin (21/6) malam.

"Iya meninggal dunia tadi malam, informasinya terkonfirmasi positif COVID-19. Tapi kami belum menerima laporan tertulisnya," kata dia.

Ali menuturkan pengungsi meninggal tersebut dimakamkan di pemakaman umum di kampungnya secara protokol COVID-19. "Dimakamkan tadi, secara protokol COVID-19," tuturnya.

Ali menambahkan saat ini jumlah pengungsi yang terkonfirmasi COVID-19 mencapai 76 orang. Namun seluruhnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

Lockdown atau PPKM lokal diterapkan untuk mencegah penyebaran virus. Warga dari luar dilarang untuk masuk, dan warga di kampung juga dibatasi aktivitasnya.

"Masih 76 orang yang terkonfirmasi. Tidak ada yang dirawat di RSUD selain yang meninggal tersebut. Kita lockdown satu kampung untuk mempercepat penanganan dan mencegah penyebaran," pungkasnya.

(mso/mso)