Pasar Darurat Terbakar, Pemda Garut Kebut Pembangunan Pasar Leles

Hakim Ghani - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 18:18 WIB
Kebakaran melanda Pasar Leles, Garut, JawaBarat, Minggu (20/6/2021) malam. Kebaran menghanguskan 412 kios.
Kebakaran pasar Leles (Foto: Hakim Ghani)
Garut -

Pasar Leles sementara yang berdiri di lapangan Alun-alun Leles, Garut, terbakar pada Minggu (20/6) malam. Pemda Garut berupaya mempercepat pembangunan Pasar Tradisional Leles yang saat ini masih dalam tahap perbaikan.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, Pemda prihatin dengan kebakaran yang melanda Pasar Leles Minggu malam.

"Kami turut prihatin, saya merasa sedih dengan kondisi Pasar Leles, Pasar Leles jadi mendapat masalah," kata Rudy kepada wartawan, Senin (21/6/2021).

Rudy mengatakan, saat ini Pemda Garut tengah berupaya untuk mempercepat pembangunan Pasar Tradisional Leles yang hingga kini masih dalam tahap perbaikan pasca terbakar hebat tahun 2017 lalu.

"Jadi pembangunan Pasar Leles ini akan dilanjutkan, ada anggaran untuk finishing dan sekarang sedang dalam proses lelang," katanya.

Pembangunan Pasar Leles yang terbakar tahun 2017 itu diketahui sempat mangkrak dan tersandung kasus hukum. Sejumlah oknum pegawai Pemda dan pihak eksternal yang terlibat sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh jaksa.

Akibat lambannya proses re-building Pasar Tradisional Leles, sudah hampir empat tahun para pedagang di pasar tersebut harus berjualan di pasar darurat yang berdiri di atas lahan Alun-alun Kecamatan Leles, Jalan Leles-Kadungora, hingga akhirnya terbakar pada Minggu malam kemarin.

"Saya akan pantau terus perkembangan di lapangan menyangkut penyelesaian Pasar Leles tahap 3. Sambil menunggu lah insya Allah Desember ini selesai pasarnya," katanya.

Rudy menambahkan, untuk sementara, Pemda akan kembali membangun lapak pasar darurat di Alun-alun Kecamatan Leles.

"Sementara ini kita akan membangun kembali pasar darurat di sana. Masih tetap di lokasi semula, karena tidak ada lokasi lain," tutup Rudy.

Sekadar diketahui, Pasar Leles sementara yang berada di Alun-alun Leles, Garut terbakar Minggu malam sekira pukul 23.30 WIB. Saksi mata mengatakan, api berasal dari sebelah utara pasar.

Kebakaran tersebut berlangsung selama belasan jam. Api baru bisa dipadamkan setelah 6 unit armada pemadam api dari Disdamkar Garut dikerahkan ke lokasi.

"Petugas berjibaku memadamkan api hingga beberapa kali membutuhkan suplai air karena api tidak kunjung padam. Petugas membutuhkan sekitar 10 jam untuk memastikan api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman," ucap Kabid Operasi dan Penyelamatan Disdamkar Garut Wawan Sobarwan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam kejadian itu, sebanyak 612 kios semi permanen serta 60 lapak milik PKL hangus terbakar. Wawan mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik.

"Kami mengimbau kepada setiap pemilik kios pasar dalam memperhatikan instalasi listrik, terutama kondisi kabel, karena seringkali ditemukan penggunaan kabel yang tidak sesuai dengan standar," tutup Wawan.

(mud/mud)