Terbengkalai Usai Terbakar, Lahan Eks Pasar Ciranjang Dipenuhi Sampah

Ismet Selamet - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 11:52 WIB
Tumpukan sampah di lahan eks Pasar Ciranjang Cianjur
Foto: Tumpukan sampah di lahan eks Pasar Ciranjang Cianjur (Ismet Selamet/detikcom).
Jakarta -

Pasca terbakar, lahan eks Pasar Ciranjang Kabupaten Cianjur terbengkalai. Bahkan kawasan tersebut kini jadi tempat pembuangan sampah.

Berdasarkan pantauan detikcom, terlihat sampah menumpuk di bagian depan lahan eks pasar yang berdekatan dengan ruas Jalan Ciranjang-Jati. Kebanyakan sampah yang dibuang di lokasi tersebut ialah sampah rumah tangga dengan didominasi sampah plastik.

Tampaknya sebagian sampah juga sudah dalam kondisi terbakar. Diduga dibakar oleh warga yang membuangnya.

Endi Sanusi (30), seorang warga mengatakan beberapa warga dan pedagang mulai membuang sampah di lokasi eks pasar yang terbakar beberapa pekan terakhir, sebab lokasi tersebut terbengkalai.

"Mungkin karena lihat tidak diurus setelah kebakaran, jadi pada buang sampah ke sana. Apalagi kan sudah mulai banyak sampah juga, jadi banyak yang ikut buang di sana," katanya, Senin (21/6/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cianjur Tohari Sastra mengatakan pihaknya sudah meminta pengelola pasar untuk membersihkan sampah di lahan eks pasar yang terbakar.

"Kita sudah dapat info, pengelola pasar juga diminta segera membersihkan. Kita juga koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup," kata dia.

Tohari mengaku menyayangkan ulah dari warga dan pedagang di sekitar pasar yang membuang sampah di kawasan tersebut. Padahal tempat pembuangan sampah sudah disediakan.

"Mungkin karena darurat, jadi buang sampah di sana. Tapi tetap kita lakukan tindakan dan edukasi agar tidak buang sampah sembarangan, terutama di lahan eks pasar yang terbakar," ucapnya.

Tohari menambahkan lahan eks pasar tersebut kembali akan dibangun los dan kios. Namun untuk bagian depannya akan dibuat taman.

"Jadi nanti dibagi dua, yang bagian belakangnya dibangun pasar, sedangkan bagian depannya dibuat taman. Supaya tidak ada yang jualan di samping jalan dan menimbulkan kemacetan," tuturnya.

"Rencananya dibangun setelah pembangunan pasar di dekat terminal selesai. Jadi masuknya ke tahap lanjutan," ujar Tohari.

(mso/mso)