Pilu Pemuda ODGJ di Pandeglang Bertubuh Melepuh-Sempat Dipasung

Rifat Alhamidi - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 19:28 WIB
Pemuda difabel di Pandeglang badannya melepuh diduga dicekoki miras
Foto: Pemuda di Pandeglang kulitnya melepuh gegara miras (Dok keluarga).
Pandeglang -

Zaenal Abidin (27), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Pandeglang, Banten, dirawat di rumah sakit usai setengah badannya melepuh seperti terbakar gegara minuman keras (miras). Sebelum menjalani penyembuhan dari penyakitnya, pemuda tersebut ternyata pernah dipasung dua tahun yang lalu lantaran kerap mengamuk di rumah.

"Jadi, Zaenal ini ODGJ yang sudah ditangani Puskesmas Cimanuk selama satu tahun. Pertama kali ditemukan, dia ini dalam posisi dipasung waktu itu sama keluarganya," kata Kasi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Pandeglang Samsudin saat berbincang dengan detikcom di ruang kerjanya, Jumat (18/6/2021).

Begitu mendapat laporan, Samsudin dan timnya langsung turun sembari memberikan pemahaman terhadap keluarga. Pihak keluarga pun akhirnya mau melepas pasung Zaenal dan menyerahkan proses terapi penyembuhannya kepada Dinkes Pandeglang.

"Kenapa waktu itu Zaenal dipasung, karena dulu dia serang melakukan perilaku kekerasan terhadap diri sendiri dan ke lingkungannya. Makanya, saat itu kita langsung berikan injeksi selama satu bulan hingga akhirnya dilepas sampai sekarang," tutur Samsudin.

Ia menyebut, kondisi Zaenal saat ini sudah mulai bisa diajak bicara, bahkan tidak sungkan untuk berbaur dengan masyarakat di lingkungannya. "Jadi kan tiga minggu yang lalu kita datangkan dokter ahli ke Kecamatan Cimanuk, nah Zaenal ini datang. Dia waktu itu kooperatif, bahkan mau berbaur dengan masyarakat seperti orang normal lainnya," ucapnya.

"Sebetulnya Zaenal ini sudah mulai terkontrol, tapi tetap meminum obat dan suntikan tiap bulan. Soalnya kan ODGJ ini sebenarnya sama saja seperti penyakit yang lain, harus terus minum obat seumur hidup. Kalau putus, nanti berpotensi kambuh," ujar Samsudin menambahkan.

Kini kondisi Zaenal mulai membaik. Ia sudah bisa melakukan aktivitas dan dipastikan segera pulang ke rumah.

"Kemarin pas kami jenguk, kondisinya alhamdulillah sudah membaik. Mungkin sekitar dua harian lagi dia bisa pulang, soalnya lukanya juga sudah kering," kata Samsudin.

Selanjutnya
Halaman
1 2