Pontang-Panting Pemkot Cirebon Hidupkan Transportasi Selagi Pandemi

Sudirman Wamad - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 14:14 WIB
Transportasi Cirebon
Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)

Transportasi Modern di Wilayah III Cirebon

Kendati masih terpontang-panting untuk menghidupkan transportasi modern di tengah pandemi, Dishub yakin trayek BRT Trans Cirebon akan berkembang. Andi tengah menjalin komunikasi dengan Pemkab Indramayu agar BRT bisa mengaspal hingga ke Indramayu. Bahkan, ia berharap BRT Trans Cirebon menjadi transportasi modern di Wilayah III Cirebon.

"Ya ke depan bisa memiliki operasional ke sana (Wilayah III Cirebon). Kita merintis kerja sama dengan Indramayu, tak menutup kemungkinan dengan Kabupaten Cirebon, Majalengka dan Kuningan," kata Andi.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Cirebon Imam Yahya mendukung langkah Dishub dan operator BRT Trans Cirebon untuk mengembangkan trayek baru. "Ke depan ada rencana agar BRT ini bisa beroperasi di Kabupaten Indramayu, Cirebon, Kuningan, Majalengka. Sehingga, BRT ini bisa menjadi moda transportasi Wilayah III Cirebon," kata Imam.

Imam mengatakan, Dishub, PD Pembangunan dan PT BIG selaku operator menemui sejumlah kendala dalam pengoperasian BRT. "Salah satunya kekurangan anggaran. Ya masih terbatas," kata politikus PDI Perjuangan itu.

Transportasi CirebonPengguna bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)

Ia menyadari pandemi COVID-19 mengakibatkan sektor transportasi menjadi loyo. Sebab pemerintah telah menerbitkan aturan ketat bagi transportasi umum di tengah pandemi.

"Memang kondisi begini serba sulit. Tapi bagaimanapun harus tetap berjalan. Sistemnya harus kita siapkan, seperti legalitasnya, tarif dan lainnya," ujar Imam.

Johan, perwakilan PT BIG selaku operator BRT Trans Cirebon, mengaku masih menunggu legalitas trayek dan tarif BRT. "Memang saat ini masih gratis. Ada empat unit yang beroperasi rutin," ucap Johan.

Selain kendala anggaran, Johan juga mengaku pihaknya masih harus mempersiapkan sarana dan prasarana lainnya. Salah satunya shelter atau terminal pemberhentian BRT Trans Cirebon.

"Animo masyarakat memang semakin hari, semakin meningkat. Kita juga akan memanfaatkan BRT ini untuk iklan, sudah ada perusahaan yang ingin iklan," tutur Johan.


(bbn/bbn)