Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu Sudah Rampung

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 11:03 WIB
Sebagian ruas Jalan Tol Cisumdawu dapat digunakan untuk mudik 2019. Hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan volume kendaraan di Jalan Cadas Pangeran.
Proyek Tol Cisumdawu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung -

Pembebasan lahan untuk Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) telah rampung. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, saat ini Pemprov akan melanjutkan pembebasan lahan untuk akses tol dari Dawuan menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka.

"Sesuai tupoksi kami sudah seratus persen. Tinggal kami mengoordinasikan yang sambungan dari Cisumdawu ke BIJB," ujar Emil --sapaan Ridwan-- saat rakor percepatan pembangunan Tol Cisumdawu bersama Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan secara virtual dari Gedung Pakuan Bandung, Selasa (15/6/2021).

Menurut Emil, saat ini isu yang menjadi hambatan dalam pengerjaan Tol Cisumdawu yaitu pembebasan tanah kas desa. "Saya terus berkoordinasi dengan pak bupati (Sumedang) untuk menyelesaikan masalah lokal, itu tanggung jawab kami," kata Emil.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan persoalan tanah kas desa yang menghambat pembangunan Cisumdawu kini sudah tuntas. "Minggu kemarin sudah mengundang seluruh camat yang berkaitan dengan lahan, semua sudah clear. Besok kita rapat forkopimda untuk mengakselerasi," ujar Dony.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan pihaknya sudah menerjunkan tim khusus untuk menyelesaikan hambatan pembangunan Tol Cisumdawu. "Ada beberapa bidang lahan yang sudah bebas namun belum dapat dikonstruksi karena ada penolakan dari warga. Tapi kami sudah terjunkan tim untuk diselesaikan," tuturnya.

Selain itu, ujar Luhut, ada juga kasus tumpang tindih kawasan hutan dengan tanah warga, tanah kas desa dan tanah adat. "Ada juga tanah wakaf yang sampai saat ini belum bebas," katanya.

Terkait hal tersebut, pihaknya sudah meminta aparat penegak hukum mengawal penyelesaian masalah. "Diperlukan pendampingan dari aparat penegak hukum dalam melakukan pendekatan, pengamanan dan penertiban," ucap Luhut.

Tol Cisumdawu ditargetkan rampung akhir 2021 atau awal 2022. Cisumdawu akan memangkas waktu perjalanan Bandung-BIJB dari tiga jam menjadi satu jam. Pengerjaan konstruksi tol sepanjang 60 KM itu dilakukan oleh Kementerian PUPR. Sedangkan pemerintah daerah melakukan tugas pembebasan lahan.

Simak video 'Proyek Tol Cisumdawu, Molor 10 Tahun-Anggaran Bengkak':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)