Jalin Kerjasama, Sumedang Siap Pasok Kebutuhan Pangan Warga Jakarta

Bima Bagaskara - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 14:32 WIB
Anies Baswedan bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir
Foto: Anies Baswedan bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Bima Bagaskara/detikcom).
Sumedang -

Kabupaten Sumedang siap memasok kebutuhan pangan khususnya beras bagi warga Jakarta. Hal itu setelah kerjasama antara Provinsi DKI Jakarta dengan Kabupaten Sumedang terkait penyerapan hasil panen resmi terjalin.

Penandatanganan kesepakatan kerjasama itu bahkan dilakukan langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang turut disaksikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di gudang PT Kampung Makmur Desa Tolengas, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jumat (11/6/2021).

"Saya bersyukur bisa memulai kerjasama tentang penyerapan hasil panen masyarakat serta pemasaran produk kami kepada BUMD di Jakarta. Barusan kerjasama sudah ditandatangani, saya yakin kerjasama ini akan menguntungkan dua pihak," kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

Menurutnya dengan diserapnya hasil panen dan produk UMKM nantinya akan berdampak besar pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang. Selain pertanian dan UMKM, menurut Dony pihaknya juga tidak menutup kemungkinan terjalinnya kerjasama di bidang lain dengan Pemprov DKI Jakarta.

"Hasil panen masyarakat Sumedang, produk UMKM jelas akan diserap oleh Jakarta. Ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan terus berkelanjutan nantinya, mungkin lebih luas lagi kedepannya bisa produk holtikultura, atau investasi pariwisata," ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan pengiriman perdana beras sebanyak 30 ton dari Sumedang menuju Jakarta. Nantinya beras yang dihasilkan oleh petani Sumedang akan rutin dikirim ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan pangan di ibu kota.

Di tempat yang sama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambahkan dengan terpenuhi kebutuhan pangan masyarakat, dapat membuat harga menjadi lebih stabil dan terjaga.

"Kerjasama antar wilayah yang dimulai hari ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di Jakarta. Bila pasokannya aman maka harga stabil dan bisa lebih rendah," jelas Anies.

"Ini akan membuat ibu rumah tangga merasa tenang karena pasokan kebutuhan pokok aman dan stabil, itulah tujuan utama kenapa Pemprov DKI Jakarta menjangkau berbagai wilayah untuk memastikan pasokan pangan aman," sambungnya.

Anies juga mengungkapkan program penyerapan hasil panen petani di daerah merupakan bentuk apresiasi Pemprov DKI Jakarta terhadap petani yang telah berjasa mensuplai kebutuhan pangan di Indonesia khususnya Jakarta.

"Ini untuk meningkatkan kesejahteraan petani karena harga gabah yang dibeli menjadi lebih tinggi dan petani bisa merasakan jasa besarnya dalam mensuplai kebutuhan pangan di Indonesia. Ini sebagai bentuk apresiasi, kami warga di kota memiliki hutang budi kepada petani dan dengan program ini kami membalas budi," ujarnya.

(mso/mso)