Tinjau Vaksinasi Massal di Bandung, Panglima TNI-Kapolri Ingatkan Prokes

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 11:52 WIB
Kapolri dan Panglima TNI meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Bandung.
Foto: Kapolri dan Panglima TNI meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Bandung (Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung -

Puluhan ribu warga Bandung mengikuti vaksinasi COVID-19 massal. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melihat langsung proses vaksinasi.

Vaksinasi massal dipusatkan di Grand Ballroom Sudirman, Jalan Sudirman, Kota Bandung, Kamis (10/6/2021). Kapolri dan Panglima TNI hadir didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Proses vaksinasi sendiri membludak. Warga mengantre sejak dari luar gerbang. Di gerbang, sejumlah aparat TNI bersiaga mengatur keluar masuk warga yang hendak divaksin.

Sementara itu, di area halaman warga mengnatre menunggu giliran untuk masuk ke dalam gedung. Proses vaksinasi dari awal hingga akhir dilakukan cukup tertib. Listyo dan Hadi kemudian berkeliling melihat proses vaksinasi kepada warga di dalam gedung.

Kapolri dan Panglima TNI meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Bandung.Vaksinasi massal di Bandung. Foto: Dony Indra Ramadhan

Listyo Sigit mengatakan vaksinasi massal ini dilakukan mengingat tren kasus COVID-19 usai Lebaran meningkat. Sehingga, perlu upaya penekanan, salah satunya vaksinasi.

"Oleh karena itu upaya menekan laju pertumbuhan Covid adalah bagaimana kami dengan Panglima melakukan percepatan vaksinasi massal, Alhamdulillah hari ini di Jabar melaksanakan kegiatan vaksinasi yang akan dilaksanakan dua hari, target minimal 10 ribu," ujar Sigit.

Sigit mengingatkan masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

"Saya ingatkan kepada masyarakat bahwa upaya untuk mencegah dan menanggulangi COVID adalah tolong masyarakat tetap menggunakan masker, maka risiko COVID-19 itu bisa ditahan 95 persen," kata dia.

Sementara itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menambahkan membludaknya warga untuk divaksin mengindikasikan antusiasme warga. Dia pun mengingatkan masyarakat yang sudah divaksin diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Saya ingin mengingatkan bahwa setelah kita divaksin harus tetap menggunakan masker, karena jangan dianggap setelah divaksin kekebalan tubuh tinggi sekali, tapi setelah divaksin kita kuat untuk menghadapi COVID-19, dengan catatan kita harus menggunakan masker, itu yang saya selalu tekankan ke tempat pelaksanakan vaksinasi," kata Hadi.

(dir/mso)