Ridwan Kamil Bertemu 2 Ketum Parpol, Pakar Unpad: Agar Masuk Radar Publik

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 09 Jun 2021 15:15 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Foto: Ilustrasi (Andhika Akbaransyah)
Bandung -

Sejumlah tokoh yang masuk dalam bakal kandidat Capres 2024 dari berbagai survei mulai bermanuver. Pakar Ilmu Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan mengatakan, walau geliat para tokoh sudah mulai terlihat namun membentuk koalisi untuk 2024 masih sangat jauh.

Sejumlah tokoh mulai bertemu, seperti halnya Ridwan Kamil yang menemui Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beberapa waktu lalu.

"RK masuk dalam top five survei, tidak bisa dilepaskan bahwa pertemuan secara simbolis untuk membangun komunikasi. Pak Airlangga kalau memang keinginan untuk maju sejak sekarang harus memetakan karena tidak mungkin berpasangan dengan partai yang sama. Kang Emil sendiri juga kurang lebih punya kepentingan yang sama," uja Firman saat dihubungi detikcom, Rabu (9/6/2021).

Firman menilai pertemuan para tokoh tersebut memang tak lepas dari agenda politik. Meskipun, kata dia, apa yang dibangun saat ini baru sebatas membangun komunikasi awal.

"Hari ini betul ada pendukung pemerintah dan partai pendukung oposisi, apakah akan begitu, pengalaman di Indonesia pola komunikasi itu masih sangat cair, tidak bisa ditebak dan dipetakan secara awal. Beda dengan Amerika yang sangat sederhana, peta koalisi (di Indonesia) sangat kompleks," ujar Firman.

Selain itu, pertemuan antar tokoh ini dimaknainya sebagai pengatrol popularitas agar tak tenggelam di mata publik sehingga interaksi dengan tokoh yang memiliki magnet elektoral tinggi menjadi penting.

"Ada kepentingan untuk menjaga bahwa mereka tetap masuk dalam radar publik, minimal muncul di pemberitaan," kata Firman.

"Perlu dicatat para gubernur ini akan selesai sebelum 2024, Pak Anies selesai 2022, pak RK-Ganjar selesai 2023, mereka tidak bisa menggunakan panggung gubernur oleh karena itu menurut saya, meskipun mereka katakan bukan pertemuan politik tidak bisa melepaskan itu, ini adalah upaya membangun upaya komunikasi politik antar figur dan partai-partai politik yang punya otoritas untuk mengusung calon-calon untuk maju dalam Pilpres," tutur Firman.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil belum lama ini bertemu dengan dua ketua umum partai politik di Kota Bandung. Dia bertemu Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartato.

Saat bertemu dengan AHY, Ridwan Kamil membahas berbagai hal. Mulai dari penguatan Jawa Barat hingga mengakselerasi pemulihan selama COVID-19.

Selain itu, keduanya juga keliling Kota Bandung dengan menggunakan sepeda motor. Ridwan Kamil bonceng AHY dengan menaiki motor klasik jenis BMW dari Rumah Dinas di Jalan Cicendo menuju Nara Park, yang ada di kawasan Cidadap.

Tidak lama setelah itu, Ridwan Kamil bertemu dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartato. Plt Ketua DPD Golkar Jabar Ace Hasan mengatakan dalam pertemuan itu keduanya membahas mengenai perkembangan penanganan COVID-19 dan vaksinasi.

Lihat Video: Kang Emil Akan Bergabung Parpol, Kapan?

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)