Kasus COVID-19 di Coblong Bandung Tinggi Gegara Warga Mudik-Wisata

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 19:33 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Angka kasus COVID-19 di Kecamatan Coblong, Kota Bandung, tergolong tinggi. Ada dua kelurahan terdiri Dago dan Sadang Serang yang jumlah kasusnya menjadi atensi Pemkot Bandung.

Camat Coblong Krinda Hamidi mengungkap penyebab sejumlah warganya di dua kelurahan tersebut terpapar virus Corona. "Kebanyakan yang mudik dan wisata," kata Krinda via sambungan telepon, Selasa (8/6/2021).

Berdasarkan data Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung, Senin (7/6) konfirmasi 739 aktif, 19 ribu sembuh dan 358 meninggal. Tercatat di Kecamatan Coblong ada 31 kasus dan totalnya mencapai 1.043 orang. Coblong berada urutan pertama kecamatan penyumbang kasus kumulatif COVID-19 di Kota Bandung.

Guna menekan penyebaran kasus COVID-19, salah satu RT di Kelurahan Dago yakni RT 7 RW 9 di-lockdown. Selain RT 7, Krinda menerima pengajuan RT lainnya yang berencana lockdown. Lantaran keputusan ada di Gugus Tugas COVID-19 tingkat kecamatan, Krinda menjelaskan, pihaknya akan menggelar rapat.

"Harus dirapatkan dulu, kira-kira warga lain mau nggak? Warga di situ harus sepakat supaya tidak ada dampak lainnya, kalau sepakat kita PPKM, nanti satgas laporan ke Pemkot," ucap Krinda.

Sementara itu, menurut dia, area RT 7 yang lockdown itu dihuni sekitar 30 Kepala Keluarga (KK). Meski lockdown, warga yang memeiliki urusan yang mendesak bisa keluar area. Tapi warga luar kawasan tersebut dilarang masuk sementara ke pemukiman warga.

"Akses ke sana buka-tutup, ada yang jaga. Sepuluh hari ke depan (lockdown), dari hari kemarin. Daripada menyebar terus, lebih baik kita upayakan dengan kesepakatan bersama lockdown," tuturnya.

Krinda menegaskan satu keluarga yang terpapar COVID-19 ini menjalani isolasi mandiri. "Isolasi di rumahnya," katanya.

Selain itu, Satgas COVID-19 Kecamatan Coblong bekerja sama dengan kelurahan, RT dan RW menjamin pasokan makanannya. "Alhamdulillah, berkat kerja sama dan semua dukungan sembako mudah-mudahan bisa terpenuhi, termasuk bantuan dari Polrestabes Bandung.," ujar Krinda.

(wip/bbn)