Unpad Akan Gelar Kuliah Tatap Muka Agustus, Ini Prosedurnya

Siti Fatimah - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 12:32 WIB
Unpad
Foto: Kampus Unpad (Mukhlis Dinillah/detikcom).
Bandung -

Universitas Padjadjaran (Unpad) akan menjalankan perkuliahan tatap muka terbatas pada semester pertama tahun akademik 2021/2022. Secara sistem pembelajaran, Unpad akan menerapkan sistem berbasis hybrid.

Semua kegiatan universitas, mulai dari pendidikan, riset, pengabdian, layanan, dan inovasi lain dilakukan secara hybrid, atau kombinasi fisik dengan teknologi.

"Kita sedang menyongsong masa depan, digitalisasi di mana-mana. Dalam rangka mengadopsi teknologi informasi, maka Unpad masa depan akan diselenggarakan dengan cara hybrid," kata Rektor Unpad Rina Indiastuti dalam keterangannya, Selasa (2/6/2021).

Dia mengatakan melalui model pembelajaran hybrid, Unpad akan membuka kegiatan pembelajaran tatap muka di dalam kampus secara terbatas. Dengan model ini, kata dia, pembelajaran akan dilakukan melalui kombinasi tatap muka dan daring.

Lebih lanjut, ada sejumlah kriteria yang ditetapkan untuk membuka kegiatan pembelajaran tatap muka. Kesediaan dosen pengampu, urgensi mata kuliah yang memerlukan kegiatan tatap muka, kesediaan mahasiswa, kondisi kesehatan mahasiswa, dan izin orang tua menjadi beberapa kriteria yang ditetapkan sebelum menggelar pembelajaran tatap muka.

"Untuk mahasiswa dari luar kota dibolehkan selama kompetensi mata kuliahnya tidak bisa ditinggalkan, kemudian sehat dan ada izin orang tua," ujar Rina menambahkan.

Pada intinya, kata Rina, pembelajaran tatap muka diutamakan bagi mata kuliah yang memerlukan capaian kompetensi praktis, teknik, hingga karakteristik kepribadian mahasiswa. "Kalau lainnya bisa dilakukan daring, maka daring saja," tuturnya.

Persiapan menyambut kuliah tatap muka terbatas masih dilakukan dari segi kurikulum dan infrastruktur. Rina mengatakan, seluruh prodi di Unpad sudah melakukan pembaruan kurikulum yang berbasis outcome ditambah kurikulum kebijakan Kampus Merdeka.

Rina menegaskan, pembukaan kegiatan pembelajaran tatap muka Agustus nanti tidak akan menyebabkan kerumunan yang signifikan. Unpad tetap membatasi jumlah mahasiswa yang beraktivitas di dalam kampus.

"Contohnya ada kelas yang ingin menerapkan sebagian luring dan daring. Maka jadi tadinya dalam satu kelas ada 50 mahasiswa, maka yang datang luring maksimum 50 persen. Serta tidak semua sesi mata kuliah dilakukan di kampus, hanya 2-3 sesi saja dilakukan di kampus," jelasnya.

Tidak semua ruang kelas dan laboratorium akan digunakan untuk pembelajaran tatap muka. Pihaknya akan menyeleksi ruangan dan laboratorium yang cocok digunakan untuk pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan ketat.

(mso/mso)