Ditipu Investasi Online, Tukang Bakso di Karawang Rugi Rp 30 Juta

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Senin, 31 Mei 2021 17:17 WIB
Tukang bakso di Karawang rugi Rp 30 juta akibat penipuan investasi onlien
Tukang bakso di Karawang rugi Rp 30 juta akibat penipuan investasi online (Foto: Yudha Maulana)
Karawang -

Berharap bisa melipatgandakan uang melalui investasi online, Toni Ariyanto (46), tukang bakso asal Karawang ini akhirnya hanya bisa tepuk jidat. Uang 30 juta yang ia transfer hilang, tanpa kejelasan investasinya.

"Ini transfernya bertahap, total yang ditransfer itu kurang lebih 30 juta, terus sudah lama menunggu dikonfirmasi oleh admin, ternyata tidak ada kabar, dan saya diblok dalam grup investasinya," kata Toni saat diwawancarai usai berkonsultasi hukum di Mapolres Karawang.

Ia mengaku bisnis investasi ini diikutinya sejak Maret 2021, dari adanya iklan investasi di Facebook. Ia lalu tergiur untuk menginvestasikan uang miliknya.

"Awalnya itu di Facebook, ada iklan investasi yang menawarkan tautan join bisnis, terus saya klik, dan setelah saya pelajari, sistemnya itu titip dana, langsung saya tertarik untuk bergabung, dan terus diarahkan masuk ke grup telegram, dan ternyata di grup itu banyak anggota yang berhasil mendapatkan keuntungan, akhirnya saya semakin yakin bahwa bisnis ini bukan penipuan," tuturnya.

Lanjutnya, di dana titip awal dan kedua katanya berhasil ada penambahan. Setelah itu, saat dana titip selanjutnya, secara bertahap ia mengirim uang dengan mempertaruhkan uang yang ia miliki ditabungan pribadinya, ternyata tidak kembali lagi. Saat ingin dikonfirmasi, ia tidak bisa mengirim pesan di grup, dan admin sulit dihubungi.

"Dana titip awal, dan kedua itu 2 juta, dapatnya itu 200 ribu, dan tidak berpikir curiga, saya titip dana lagi 2 juta, dan ketiga ini belum ada pemberitahuan untuk tarik keuntungan, terus saya konfirmasi admin, katanya ada kurang dana tarikannya, karena ada biaya pajaknya, dan harus transfer uang tambahan, terus saya transfer sesuai permintaannya, secara bertahap pertama sebesar 8.900.000, terus minta lagi, 5.148.700, dan terakhir 9.875.000, dan di situ saya mulai curiga ketika admin minta lagi 15 juta tapi saya tolak, dan ternyata macet, tidak ada pengembalian, juga di grup saya seperti di blok, tidak bisa komen atau mengirim pesan, lalu saya konfirmasi admin tidak dibalas-balas," jelas pria asal Pemalang ini, yang sudah tinggal 15 tahun di Karawang.

Setelah menyadari dirinya tertipu, akhirnya ia laporkan kejadian tersebut ke polisi."Saya tadi Konsul ke pihak kepolisian, tapi saya masih harus melengkapi bukti-bukti, rencana besok saya akan melengkapinya, intinya saya berharap, kasus ini bisa terungkap dan uang bisa kembali, soalnya itu uang dari anak saya yang kerja di Jepang, dan rencana mau dipakai buat nabung haji saya," tandasnya.

Lihat juga video 'Investasi Bodong EDC-Cash Tipu 57 Ribu Member, Raup Ratusan Miliar!':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)