Fakta-fakta Rumah Mewah Terbengkalai di Bandung Barat

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 13:51 WIB
Rumah Mewah dan Mobil Terbengkalai di Bandung
Foto: Rumah mewah terbengkalai (Whisnu Pradana/detikcom).
Bandung Barat -

Satu bangunan rumah merangkap villa yang megah namun kondisinya terbengkalai hingga memunculkan kesan angker viral di media sosial. Kabarnya, rumah itu terbengkalai selama 20 tahun belakangan.

Lokasi rumah terbengkalai itu berada tepatnya di Kampung Cihanjuang, RT 03/08, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Banyak desas desus yang mengikuti keberadaan rumah di tengah permukiman masyarakat tersebut. Berikut detikcom rangkum beberapa fakta mengenai rumah megah terbengkalai tersebut.

Terbengkalai Selama 20 Tahun Lebih

Seorang YouTuber dengan kanal Sang penjelajah Amatir melakukan penelusuran ke dalam area rumah terbengkalai tersebut. Kabarnya rumah bercat putih itu sudah 20 tahun ditinggalkan pemiliknya. Tak jelas apa penyebabnya hingga rumah itu menjadi tempat yang cukup menyeramkan untuk didatangi.

Dalam tayangan berdurasi 16.03 menit itu menunjukkan suasana di dalam area rumah yang kondisinya sudah sangat tak terawat. Halaman rumah ditumbuhi tanaman yang menandakan memang tak pernah ada yang merawatnya dalam waktu lama.

Pemiliknya Seorang Pengusaha Asal Banjaran

Lantas siapa sebenarnya pemilik villa megah yang akses masuknya harus melalui sebuah jalan yang hanya muat untuk satu mobil itu? Detikcom mencoba mengonfirmasi langsung pada seorang wanita bernama Sumiyati (63) yang merupakan keluarga penjaga dan pengurus villa sejak puluhan tahun silam.

Dari penuturan Sumiyati, keluar satu nama yakni Heri yang merupakan pemilik villa yang ada di Kampung Cihanjuang, RT 03/08, Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat itu.

"Awalnya villa itu punya Pak Hendra. Dijual ke Pak Heri sebagai pemilik yang kedua. Pak Heri itu orang Banjaran, punya pabrik," ungkap Sumiyati kepada detikcom.

Sejak berganti kepemilikan pada Heri, suami Sumiyati yakni Dana (83) sudah ditunjuk sebagai penjaga villa. Alasannya Dana merupakan warga setempat sehingga akan lebih mudah mengawasi dan menjaga villa tersebut.

"Hanya beberapa kali saja ketemu. Ketemu juga lupa berapa tahun lalu, waktu laporan ada yang masuk dan ga tahu apa yang kehilangannya. Karena kan yang pegang kunci villanya itu dia," bebernya.

Namun sejak dua tahun terakhir Heri tak bisa lagi dihubungi. Sebelum menghilang, suaminya pernah dihubungi oleh Heri dengan mengatakan jika dirinya tak bisa memberi gaji lagi.

Terdapat Mobil Mercedes-Benz dan Barang Berharga Lainnya

Membahas soal isi rumah terbengkalai, ternyata dulu ada dua mobil yang dibiarkan teronggok di garasi rumah dengan halaman luas itu. Selain Mercedes-Benz, ada juga mobil jenis Jeep. Namun mobil Jeep tersebut sudah dibawa oleh adik Heri beberapa tahun silam.

"Iya betul mobil pemiliknya Pak Heri. Dulu ada dua sama yang Jeep. Kalau yang Jeep sudah dibawa adiknya. Yang sedan ini sempat ditanya soal mau gimana mobilnya tapi enggak diambil juga," kata Encang kepada detikcom.

Ternyata masih banyak barang berharga lain yang tersimpan di dalam rumah mewah itu. Encang menyebut furniture sang empunya rumah masih tersimpan rapi di dalam rumah tanpa ada yang dibawa satupun.

"Kebetulan saya enggak pernah ke dalam rumah, karena yang pegang kuncinya Pak Heri. Tapi kalau bapak sama ibu saya suka ke dalam, dan katanya memang barang-barangnya masih lengkap, ya seperti furniture dan yang lain-lain," terangnya.

Diselimuti Kabar Tak Sedap

Warga setempat sudah tidak asing dengan keberadaan villa tersebut. Banyak desas desus dan kabar tak sedap dari villa yang dimiliki oleh seorang pengusaha asal Banjaran, Kabupaten Bandung, bernama Heri itu.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan jika villa yang berdiri di atas tanah seluas 1 hektare itu sering menjadi tempat pemilik dan kerabatnya untuk berpesta bahkan melakukan hal yang amat mengganggu warga.

"Dulu itu sering keluar masuk perempuan seksi, pakai taksi biasanya. Terus setelah itu pintunya langsung ditutup lagi," ungkap wanita yang berprofesi sebagai petani dan penjaga makam tersebut kepada detikcom

Hal yang mengejutkan juga yakni soal villa tersebut kerap digunakan sebagai tempat pesta narkoba. Dirinya menyebut beberapa artis lawas ibukota sempat datang ke tempat tersebut.

"Dulu itu sempat ada penggerebekan, katanya kan pemiliknya kena kasus narkoba tapi lupa berapa tahun lalu yang pasti sudah lama. Di dalam villanya juga suka ada pesta," terangnya.

Hal senada juga diungkapkan Asep Supardi (51) Ketua RT 03. Asep menyebut jika terbengkalainya villa tersebut diduga kuat berkaitan dengan sang empunya yang tersangkut kasus kepemilikan narkotika. Hingga akhirnya terbongkar dan polisi melakukan penggerebekan.

"Dulu villanya selalu dijadikan tempat dugem. Terus sekitar 20 tahun lalu itu ada penggerebekan narkoba, jadi terbengkalai. Warga juga waktu itu engga boleh masuk sembarangan, jadi tempatnya sangat tertutup," kata Asep.

Simak juga 'Rumah Mewah di Jakbar Porak-poranda: Lantai Dibongkar, Perabotan Dicuri':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)